Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

TikTok Jadi Media Sosial Terpopuler di Indonesia 2025 Versi Survei APJII

tiktok jadi media sosial terpopuler di indonesia 2025 versi survei apjii
Peta media sosial di Indonesia mengalami pergeseran. Menurut hasil survei APJII 2025, TikTok kini menempati peringkat teratas, sementara popularitas YouTube dan Facebook cenderung menurun.

Sinata.id – TikTok semakin mengukuhkan posisinya sebagai media sosial favorit di Indonesia. Survei APJII 2025 menunjukkan, lebih dari sepertiga pengguna internet Tanah Air memilih TikTok, dengan lonjakan signifikan dibandingkan tahun lalu.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis hasil penelitian terbarunya bertajuk “Survei Profil Internet Indonesia 2025”. Laporan tersebut mengungkapkan peta penggunaan media sosial di Tanah Air sepanjang tahun ini, dengan TikTok tercatat sebagai platform yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Advertisement

Berdasarkan hasil survei, TikTok menempati posisi pertama dengan persentase 35,17 persen, melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 18,61 persen. Posisi berikutnya diisi oleh YouTube dengan 23,76 persen (turun dari 27,53 persen), disusul Facebook 21,58 persen (turun dari 34,85 persen).

Sementara itu, Instagram meraih 15,94 persen (turun tipis dari 16,07 persen) dan X/Twitter hanya 0,56 persen (turun dari 0,57 persen). Dari lima platform besar tersebut, hanya TikTok yang mencatat pertumbuhan positif.

Baca Juga  AI Website Builder, Solusi Praktis Buat Website untuk Pemula

Preferensi Berdasarkan Gender

APJII juga menyoroti kecenderungan penggunaan media sosial antara laki-laki dan perempuan. Baik pria maupun wanita, keduanya menempatkan TikTok sebagai platform favorit. Sebanyak 32,98 persen responden laki-laki memilih TikTok, mengungguli YouTube (26,31 persen) dan Facebook (21,85 persen). Pada kelompok perempuan, angka pengguna TikTok lebih tinggi, yakni 37,55 persen. Angka ini terpaut jauh dari YouTube (21 persen) dan Facebook (21,28 persen).

Perbedaan Antar Generasi

Hasil survei memperlihatkan adanya perbedaan tren penggunaan media sosial di setiap kelompok usia. Generasi Z menjadi pengguna TikTok terbesar dengan 42,27 persen, diikuti Instagram 25,33 persen, YouTube 17,33 persen, dan Facebook 13,22 persen.

Pada generasi Milenial, TikTok tetap unggul (33,40 persen), meski Facebook (27,03 persen) dan YouTube (23,86 persen) masih memiliki basis pengguna kuat. Sementara itu, Generasi X dan Baby Boomer lebih banyak memilih YouTube sebagai media sosial utama, masing-masing dengan persentase 31,69 persen dan 39,11 persen.

Baca Juga  Jadwal MPL ID S17 Week 1 Resmi, Royal Derby RRQ vs ONIC Memanas

Generasi X juga cukup aktif di TikTok (28,58 persen) dan Facebook (27,19 persen), namun hanya 7,15 persen yang menggunakan Instagram. Di sisi lain, Baby Boomer menempatkan Facebook di posisi kedua setelah YouTube, dengan 22 persen responden, sedangkan TikTok digunakan oleh 21,78 persen. Pengguna Instagram pada kelompok ini relatif kecil, hanya 4,44 persen.

Adapun pada kelompok Pre-boomer (lahir sebelum 1945), dominasi YouTube terlihat sangat kuat dengan 45,45 persen, sementara sebagian besar responden lainnya (22,73 persen) bahkan tidak mengetahui platform yang mereka gunakan. Pengguna TikTok, Facebook, maupun Instagram di kelompok ini tercatat kurang dari 10 persen.

Durasi Akses Media Sosial

APJII juga menemukan rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu 1–2 jam per hari untuk mengakses media sosial. Sebanyak 34,17 persen responden berada dalam rentang waktu tersebut. Selain itu, jumlah pengguna yang menggunakan media sosial 2–3 jam per hari meningkat tajam dari 22,09 persen menjadi 33,03 persen.

Baca Juga  Dekrit Tagihan Energi 2026 Resmi Berlaku, Bonus €115 Cair Otomatis untuk Jutaan Keluarga, Ini Syarat Lengkapnya

Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka terhadap 8.700 responden Warga Negara Indonesia berusia minimal 13 tahun di 38 provinsi. Pengumpulan data berlangsung sejak 10 April hingga 16 Juli 2025. (A46/APJII)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini