Meski begitu, seluruh tim tetap berjibaku memperluas area pencarian setiap harinya.
Pada hari pertama dan kedua, penyisiran difokuskan di sekitar titik korban terakhir terlihat hingga radius satu kilometer ke arah hilir.
Memasuki hari ketiga, pencarian dilanjutkan sejak pagi dengan pola terpadu antara SRU darat dan SRU air.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan mengapung di aliran sungai, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian.
Usai ditemukan, jenazah Amiran dievakuasi menggunakan perahu karet menuju posko SAR gabungan, sebelum kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
Hery menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat — dari Pos SAR Mandailing Natal, BPBD Mandailing Natal, Polsek Sinunukan, aparat pemerintah setempat, hingga masyarakat yang turut membantu. Sinergi semua pihak sangat membantu kelancaran operasi ini,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini