Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Religi

Tetap Setia Menghidupi Firman Tuhan di Tengah Cemooh dan Penolakan

tetap setia menghidupi firman tuhan di tengah cemooh dan penolakan
Tetap Setia Menghidupi Firman Tuhan di Tengah Cemooh dan Penolakan

Oleh: Kolom Rohani

Cemooh, hinaan, dan penolakan bukanlah hal baru dalam perjalanan iman orang percaya. Sejak dahulu hingga hari ini, berita keselamatan kerap disambut dengan sikap skeptis, bahkan permusuhan. Namun demikian, realitas tersebut tidak pernah menghentikan karya Allah, juga tidak memadamkan panggilan orang percaya untuk terus melakukan kehendak-Nya.

Advertisement

Dalam kehidupan sehari-hari, orang percaya sering dihadapkan pada pilihan sulit: tetap setia pada firman Tuhan atau menyesuaikan diri dengan tekanan lingkungan. Dunia menawarkan penerimaan yang instan, tetapi sering kali menuntut kompromi terhadap kebenaran. Sebaliknya, iman kepada Kristus menuntut keteguhan hati, kesetiaan, dan keberanian untuk berdiri teguh meski harus menghadapi risiko penolakan.

Baca Juga  Kerendahan Hati sebagai Fondasi Kepemimpinan dan Iman di Tengah Tantangan Zaman

Alkitab mencatat bahwa Tuhan Yesus sendiri mengalami penolakan yang keras. Dalam Injil Yohanes 8:57–59, orang-orang Yahudi meragukan otoritas Yesus ketika Ia menyatakan jati diri-Nya. Pernyataan Yesus, “Sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada,” bukan sekadar klaim historis, melainkan penegasan akan keilahian-Nya. Respons yang muncul bukan penerimaan, melainkan kemarahan hingga upaya pembunuhan.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kebenaran sering kali tidak diterima oleh mereka yang menutup hati. Namun, penolakan tidak pernah mengurangi kebenaran firman Allah. Justru, melalui situasi itulah terang kebenaran semakin nyata, bahwa Yesus adalah Tuhan yang kekal, berdaulat, dan tidak dibatasi oleh waktu maupun pemahaman manusia.

Bagi orang percaya masa kini, kisah ini menjadi penguatan iman. Menghidupi firman Tuhan bukan tentang mencari kenyamanan, melainkan tentang kesetiaan. Roh Kudus diberikan untuk menolong, meneguhkan, dan memampukan umat Tuhan agar tetap hidup dalam pengenalan yang benar akan Allah, sekalipun berada di tengah tantangan dan tekanan.

Baca Juga  4 Amalan Jumat Terakhir Rajab & Isra Mikraj Menurut Syekh Ali Jaber

Kebenaran mungkin ditolak oleh dunia, tetapi firman Tuhan tidak pernah gagal; justru di tengah penolakan itulah iman orang percaya dimurnikan dan kemuliaan Allah dinyatakan. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini