Jakarta, Sinata.id — Di tengah tren kuliner modern, satu bahan dapur lawas kembali mencuri perhatian: tepung hunkwe. Bahan yang telah digunakan sejak generasi terdahulu ini kini kembali populer karena kemampuannya menghadirkan tekstur kenyal dan tampilan menggoda pada berbagai sajian.
Banyak yang mengira hunkwe hanya sekadar tepung biasa. Padahal, bahan ini berasal dari kacang hijau yang dikeringkan lalu digiling hingga menjadi bubuk halus. Saat dimasak, hunkwe akan berubah menjadi putih transparan dan memberi efek licin serta kenyal pada makanan.
Menurut keterangan yang dikutip dari Rich Creme, tepung hunkwe memiliki karakter berbeda dari maizena. Butirannya sedikit lebih kasar, namun hasil akhirnya justru lebih elastis dan lembut ketika dipanaskan.
Bukan Sekadar Pengental
Di dapur, hunkwe bukan hanya berfungsi sebagai pengental. Tepung ini juga berperan sebagai pembentuk struktur dan penentu tekstur, sehingga sering dipakai dalam berbagai resep bubur, saus, hingga kue.
Tak heran jika banyak jajanan tradisional Indonesia menggantungkan cita rasa dan bentuknya pada bahan ini. Dari pasar tradisional hingga kedai modern, hunkwe menjadi “aktor utama” di balik sejumlah kudapan legendaris.
Ikon Jajanan Nusantara
Beberapa makanan yang dikenal luas menggunakan tepung hunkwe, dirangkum pada Jumat (30/1/2026) antara lain:
-
Bubur sumsum
-
Kue lapis
-
Jentik manis
-
Ongol-ongol
-
Es gabus
-
Nagasari berbasis hunkwe
-
Cendol atau dawet
Kehadiran hunkwe dalam aneka kue tersebut membuktikan bahwa bahan sederhana ini memiliki peran besar dalam menjaga identitas kuliner Nusantara. Dari dapur rumahan hingga industri makanan, tepung hunkwe tetap menjadi rahasia tekstur yang tak tergantikan. [a46]










Jadilah yang pertama berkomentar di sini