Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Tanah Bergerak, Rumah Warga pun Ambruk

tanah bergerak, rumah warga pun ambruk
Tanah bergerak sebabkan dapur rumah warga ambruk

Bogor, Sinata.id – Peristiwa tanah bergerak terjadi di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Kejadian tersebut diduga kuat dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah itu dalam durasi cukup lama.

Dampak dari bergeraknya tanah menyebabkan bagian dapur salah satu rumah warga ambruk.

Advertisement

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menyampaikan, pergeseran tanah terjadi tepat di sekitar bangunan rumah.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan pergerakan tanah di lokasi tersebut. Sehingga bagian dapur rumah warga mengalami kerusakan,” kata Adam saat dikonfirmasi, Sabtu (17/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Akibat kejadian ini, satu keluarga yang terdiri dari tiga orang harus terdampak langsung karena rumah mereka mengalami kerusakan.

Baca Juga  4 Bocah di Bandar Pasir Mandoge Diduga Jadi Korban Cabul

“Satu unit rumah mengalami rusak sedang, dengan satu keluarga berjumlah tiga jiwa sebagai korban terdampak,” jelasnya.

Meski demikian, Adam memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, penghuni rumah masih bertahan di lokasi sambil menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

“Masih diperlukan penanganan lanjutan dari dinas terkait. Untuk sementara, bagian dapur yang rusak belum dapat diperbaiki,” tutupnya. (A18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini