Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Taman Lili Suheri Akan Disulap Jadi Sentra UMKM dan Kreativitas Anak Muda

taman lili suheri akan disulap jadi sentra umkm dan kreativitas anak muda
Wali Kota Medan, Rico Waas, Dorong Pengelolaan Taman Lili Suheri Jadi Galeri UMKM Berkelas di Jantung Kota.

Medan, Sinata.id – Taman Lili Suheri yang berada di jantung Kota Medan diproyeksikan menjadi ruang publik strategis dengan fungsi lebih dari sekadar Ruang Terbuka Hijau (RTH). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmennya untuk menjadikan taman tersebut sebagai pusat aktivitas masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi Pengurus Koperasi Berkah Alam Sejahtera Berasa di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (28/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya tata kelola yang selaras dengan program Pemerintah Kota Medan.

Advertisement

“Yang terpenting adalah bagaimana pengelolaannya, alurnya, serta konsep yang diterapkan harus sejalan dengan visi Pemko Medan,” ujar Rico, didampingi Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, beserta sejumlah pejabat terkait.

Baca Juga  Rico Waas Dorong Perangkat Daerah Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat

Rico mencontohkan, beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung berhasil memanfaatkan RTH sebagai pusat kegiatan masyarakat. Karena itu, ia berharap Taman Lili Suheri dapat dikelola secara optimal sehingga mampu bertransformasi menjadi sentra UMKM, ruang pertunjukan seni, sekaligus wadah ekonomi kreatif.

“Saya ingin UMKM lokal yang memiliki produk berkelas bisa tampil di sini,” tegas alumni Universitas Binus tersebut.

Dengan luas sekitar 2.000 meter persegi, taman ini dinilai memiliki fasilitas yang bisa diadaptasi menjadi galeri UMKM. Untuk mendukung konsep tersebut, Rico mendorong adanya kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan.

“Produk-produk UMKM binaan Dekranasda bisa ditampilkan di sini. Karena itu, saya minta agar taman ini segera dikelola dengan serius,” tambahnya.

Baca Juga  Kapolrestabes: Rumah Hakim PN Medan Sengaja Dibakar

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, juga menyampaikan dukungannya. Menurutnya, lokasi taman yang berada di Jalan Listrik, Kecamatan Medan Petisah, sangat strategis sehingga ideal dijadikan pusat UMKM dan pertunjukan seni.

“Harus segera digerakkan kembali, apalagi posisinya berada tepat di pusat kota,” ungkap Zakiyuddin.

Sementara itu, Ketua Koperasi Berkah Alam Sejahtera Berasa, KH Megah Miko, memaparkan konsep pengelolaan yang inklusif dan aksesibel. Menurutnya, taman ini akan diarahkan sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif, UMKM, sekaligus ruang ekspresi seni dan budaya.

“Kami ingin taman ini benar-benar menjadi ruang publik yang terbuka untuk semua kalangan, sekaligus tempat berkembangnya kegiatan seni dan ekonomi masyarakat,” jelas Megah Miko. (SN7)

Baca Juga  Hebat! Geraldine & Hayley, Kakak-Adik Asal Medan Menangkan Olimpiade Matematika Internasional

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini