Tapanuli Tengah, Sinata.id — Sejarah baru tercipta di Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Setelah 80 tahun Indonesia merdeka, masyarakat di wilayah pelosok tersebut akhirnya dapat menikmati aliran listrik untuk pertama kalinya.
Peresmian listrik desa dilakukan langsung oleh Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, Kamis (7/5/2026). Momen penuh haru itu menjadi simbol hadirnya pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.
Dalam sambutannya, Bupati Masinton menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto serta pihak PLN UP3 Sibolga yang telah mendukung program listrik desa sehingga mampu menjangkau Dusun Untemungkur.
“Ini menjadi awal baru bagi masyarakat Untemungkur. Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak, serta menggerakkan perekonomian desa,” ujar Masinton.
Pemerintah Kabupaten Tapteng juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemerataan akses listrik hingga seluruh desa dan dusun di wilayah itu memperoleh layanan energi yang layak.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan pembangunan jaringan listrik tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui tambahan anggaran tahun 2025.
Menurutnya, di Kabupaten Tapteng, PLN telah membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer, jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kilometer, serta lima unit trafo distribusi dengan total kapasitas 300 KVA.
Ia juga menyebutkan bahwa upaya perluasan jaringan listrik terus dilakukan agar seluruh masyarakat Tapteng dapat menikmati akses listrik.
“Pada 27 April 2026, Pelaksana Harian Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tapteng, Ernita Naibaho, bersama Plh Kadis Kominfo Tapteng, Budi Joniar H. Siahaan, telah mengajukan proposal pembangunan listrik desa kepada PT PLN (Persero) UP3 Sibolga,” kata Bachtiar.
Rasa haru turut disampaikan tokoh masyarakat setempat, Saroha Hutagalung. Ia mengaku kehadiran listrik dan kunjungan langsung Bupati Tapteng menjadi peristiwa bersejarah bagi warga.
“Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini bupati datang langsung melihat kondisi kami di pelosok,” ucapnya haru.
Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapteng, Disman Sihombing, unsur Forkopimca Kecamatan Kolang, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, serta warga setempat. (SN16)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini