Brisbane, Sinata.id – Petenis peringkat atas dunia, Aryna Sabalenka, tampil luar biasa saat melibas wakil Spanyol, Cristina Bucsa, pada babak 32 besar Brisbane International yang digelar di Pat Rafter Arena, Brisbane, Australia, Selasa (6/1/2026).
Sabalenka menang telak dua set langsung dengan skor 6-0 dan 6-1, sekaligus menunjukkan dominasinya sejak awal pertandingan hingga poin terakhir. Bucsa dibuat tak berkutik menghadapi agresivitas servis dan pukulan keras petenis asal Belarus tersebut.
Sejak set pertama, Sabalenka langsung tampil menekan. Ia mencatatkan empat ace tanpa satu pun double fault, sementara Bucsa justru melakukan kesalahan ganda yang semakin memperburuk performanya. Sabalenka juga unggul jauh dalam efektivitas servis, dengan 83 persen servis pertama masuk dan 80 persen poin berhasil diraih dari servis pertama.
Sebaliknya, Bucsa kesulitan mengembangkan permainan. Berdasarkan statistik pertandingan, ia hanya mampu meraih 40 persen poin dari servis pertama dan 33 persen dari servis kedua, angka yang jauh dari cukup untuk menahan laju Sabalenka.
Baca juga:Persija Jakarta Menang 2-0 atas Persijap Jepara di Babak 16 Besar Super League
Dominasi Sabalenka semakin terlihat dari raihan poin keseluruhan. Ia mengumpulkan 54 poin, hampir dua kali lipat dibandingkan Bucsa yang hanya meraih 22 poin. Dalam situasi break point, Sabalenka sukses memanfaatkan lima dari enam peluang, sementara Bucsa sama sekali tidak mendapatkan kesempatan break.
Tak hanya itu, Sabalenka juga unggul dalam permainan penerima servis dengan 25 poin, berbanding tujuh poin milik Bucsa. Sabalenka memenangi tujuh gim servis, sedangkan Bucsa hanya mampu mencuri satu gim.
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Sabalenka dengan 12 kemenangan pertandingan serta 11 kemenangan beruntun terbanyak, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara di turnamen ini.
Dengan performa meyakinkan tersebut, Aryna Sabalenka melangkah mantap ke babak 16 besar dan semakin menunjukkan kesiapannya untuk berburu gelar di Brisbane International. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini