Duel Sabalenka melawan Osaka tercatat hanya menjadi pertandingan tunggal putri kelima dari total 61 sesi malam yang digelar di Roland Garros.
Direktur Turnamen French Open, Amelie Mauresmo, sebelumnya kerap beralasan bahwa pertandingan putri yang menggunakan format dua set kemenangan dinilai berpotensi berlangsung lebih singkat dibanding pertandingan putra yang menggunakan format best-of-five set.
Namun kali ini, Mauresmo mengakui bahwa laga Sabalenka kontra Osaka merupakan pilihan yang tidak terbantahkan untuk mengisi sesi malam.
“Itu sangat jelas bahwa pertandingan ini layak menjadi laga malam,” ujarnya dikutip dari BBC Sport, Selasa (2/6/2026).
Banyak pihak menilai duel antara Sabalenka dan Osaka merupakan kombinasi ideal bagi sebuah pertandingan primetime.
Keduanya merupakan mantan petenis nomor satu dunia, sama-sama pemilik empat gelar Grand Slam, serta memiliki popularitas global yang besar.
Karena itu, pertandingan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa tenis putri memiliki daya tarik yang sama besar dengan tenis putra dan layak mendapatkan panggung utama di ajang Grand Slam. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini