Selain itu, Joe Marbun menegaskan bahwa langkah hukum merupakan hak pihak yang merasa dirugikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang sah dalam sistem demokrasi. Namun kritik tersebut harus disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak menyerang ranah pribadi.
“Dalam demokrasi, kritik itu penting. Tapi harus berbasis fakta yang dapat diverifikasi, bukan opini spekulatif yang berpotensi menjadi fitnah,” tegasnya.
Di tengah situasi nasional, Joe Marbun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah.
Ia juga mengingatkan para tokoh publik agar lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang terbuka.
“Kebebasan berpendapat harus diiringi tanggung jawab. Kita semua wajib menjaga kualitas diskursus publik agar tetap sehat dan bermartabat,” pungkasnya. (A08)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini