Selain itu, asumsi makro RAPBN 2027 menetapkan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun di rentang 6,5 hingga 7,3 persen.
Sementara defisit APBN diproyeksikan berada pada kisaran 1,80 hingga 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Di sisi fiskal, belanja negara dirancang pada level 13,62 hingga 14,80 persen PDB, sedangkan pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,82 hingga 12,40 persen PDB.
Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dapat mencapai 5,8 hingga 6,5 persen sebagai langkah menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029.
Untuk mendukung stabilitas fiskal, pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia di kisaran 70 hingga 95 dolar AS per barel. Adapun lifting minyak ditargetkan 602 hingga 615 ribu barel per hari dan lifting gas sebesar 934 hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.
Prabowo menegaskan stabilitas ekonomi tersebut diarahkan untuk menekan angka kemiskinan menjadi 6,0 hingga 6,5 persen serta menurunkan tingkat pengangguran terbuka ke kisaran 4,30 hingga 4,87 persen.
Dalam rapat tersebut, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Purbaya Yudhi Sadewa. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini