Pontianak, Sinata.id – Dentuman bola voli kembali menggema di Kalimantan Barat. Kota Pontianak resmi menjadi salah satu tuan rumah Proliga 2026, ajang kompetisi bola voli paling elite di Indonesia.
Penunjukan ini sekaligus menjadi penanda kebangkitan atmosfer olahraga nasional di wilayah barat Pulau Kalimantan. Selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Januari 2026, GOR Terpadu A. Yani Pontianak-akan menjadi panggung adu gengsi klub-klub voli terbaik Tanah Air.
Ribuan pasang mata diprediksi memadati arena untuk menyaksikan duel sengit para pemain nasional dan bintang asing yang memperkuat masing-masing tim. Tak sekadar pertandingan, Proliga 2026 dipandang sebagai momentum penting untuk menghidupkan kembali gairah voli nasional sekaligus mendekatkan olahraga prestasi dengan masyarakat daerah.
Antusiasme publik Kalimantan Barat pun disebut sangat tinggi sejak pengumuman resmi lokasi pertandingan dirilis.
Baca juga:Gila! Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Tembus 150 Juta, Sejarah Baru Tercipta
Tiket Terjangkau, Atmosfer Kelas Nasional
Ketua Seksi Pertandingan, Kombes Pol Agung, mengungkapkan bahwa putaran pertama Proliga 2026 di Pontianak akan diikuti 12 tim, terdiri dari lima tim putra dan tujuh tim putri. Mereka akan saling berhadapan dalam laga-laga krusial sejak hari pertama kompetisi.
Untuk memberikan akses luas bagi penonton, panitia menetapkan harga tiket yang relatif terjangkau. Tiket dibagi dalam tiga kategori, yakni VIP 1 Rp150 ribu, VIP 2 Rp100 ribu, dan Reguler Rp50 ribu.
“Kami ingin masyarakat bisa menikmati langsung pertandingan Proliga tanpa terbebani harga tiket,” ujar Agung.
Sekali Nonton, Sekalian Dukung UMKM
Menariknya, setiap tiket pertandingan Proliga 2026 sudah dilengkapi voucher UMKM yang dapat digunakan di area venue. Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha kecil di Pontianak. “Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga upaya menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Agung.
Penjualan tiket dilakukan secara offline sejak 7 Januari 2026, dengan titik penjualan di GOR Terpadu A. Yani, Warkop 5 CM Untan, dan Ayani Mega Mall.
Baca juga:Diikuti 10 Negara, Sumut Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025
Pengamanan Diperketat, Penonton Dijamin Nyaman
Sementara itu, aparat kepolisian memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman dan kondusif. Polda Kalimantan Barat mengerahkan 255 personel gabungan untuk pengamanan terpadu selama Proliga 2026 berlangsung di Pontianak.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menegaskan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari arena pertandingan, tribun penonton, jalur lalu lintas, hingga kawasan strategis di sekitar lokasi.
“Kami ingin atlet bisa bertanding maksimal dan masyarakat menonton dengan rasa aman. Dukungan penonton juga kami harapkan tetap menjunjung sportivitas,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Proliga 2026 akan berlangsung hingga 1 Maret 2026 dan digelar dalam dua putaran di sejumlah kota besar di Indonesia. Kompetisi ini telah menjadi barometer utama kekuatan voli nasional sejak pertama kali digelar pada 2002.
Sejumlah pemain papan atas dijadwalkan tampil, termasuk Megawati Hangestri Pertiwi, Tisya Amallya Putri, hingga Yana Shcherban, yang dipastikan menambah daya tarik kompetisi. Dengan tensi tinggi, persaingan ketat, serta dukungan publik daerah, Proliga 2026 di Pontianak diprediksi menjadi salah satu seri paling semarak musim ini. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini