“Kalau Kami Bisa, Kamu Juga Bisa”
Melalui unggahan emosional di media sosial, Yonggi membagikan perjuangan panjang yang mereka lalui hingga bisa berdiri di panggung internasional.
Menurutnya, perjalanan menjadi pianis bukanlah hal mudah.
Mereka harus melewati latihan panjang, rasa lelah, kegagalan, hingga pengorbanan masa bermain demi mengejar mimpi.
“Kalau kami bisa, kamu juga bisa. Anak-anak Simalungun, ayo bangkit!” tulis Yonggi.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan besar dari orang tua dan keluarga yang terus mendampingi mereka dalam setiap proses.
Kini, Yonggi, Tobias, dan Melody bersiap membawa nama Indonesia dan Asia Tenggara menghadapi para finalis terbaik dari berbagai negara seperti China, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, hingga Amerika Selatan.
Seluruh masyarakat Indonesia pun diharapkan turut memberikan dukungan dan doa agar ketiga talenta muda tersebut mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.
Kabar Duka
Di tengah persiapan Yonggi ke AS, kabar duka datang pada Senin (11//5/2026).
Agust Juvenly Purba, ayah dari Yonggi meninggal dunia pada Minggu (10/05/2026) pukul 23.05 WIB.
Meninggal dunia saat dalam perawatan di RS Pon Jakarta.
Kabar duka ini disampaikan abang dari almarhum, Rikanson Jutamardi di grup WhatsApp “Menyambut Yonggi”.
Ucapan duka cita pun disampaikan Ananda Sukarlan, komponis dan pianis klasik asal Indonesia yang selama ini juga membimbing Yonggi.
“Sangat mengejutkan dan sangat berduka cita,” katanya. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini