Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 10 Orang, Pelaku Tewas

penembakan di sekolah kanada tewaskan 10 orang, pelaku tewas
Ilustrasi penembakan massal. (gettyimages)

Ottawa, Sinata.id — Insiden penembakan terjadi di Sekolah Menengah Tumbler Ridge, British Columbia, Kanada bagian barat, Selasa (10/2/2026) waktu setempat. Peristiwa tersebut menewaskan 10 orang, termasuk tersangka pelaku.

Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) menyatakan sembilan korban dan satu tersangka ditemukan tewas. Berdasarkan laporan Lembaga Penyiaran Publik Kanada (CBC), enam korban ditemukan meninggal di dalam gedung sekolah. Satu korban lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit akibat luka tembak.

Advertisement

Secara terpisah, dua jenazah ditemukan di sebuah rumah di komunitas Tumbler Ridge yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. Polisi menyebut tersangka ditemukan tewas di dalam sekolah akibat luka yang diduga dilakukan sendiri.

Baca Juga  Pimpinan CIA dan Menlu AS Diundang ke Kongres Bahas Ancaman Iran

Selain korban meninggal, sekitar 25 hingga 27 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan menjalani pemeriksaan di pusat medis setempat. Dua di antaranya dilaporkan dalam kondisi serius.

Baca juga:2 Agen ICE Dihentikan Sementara Kasus Penembakan Alex Pretti

Kronologi dan Tindakan Keamanan

Perintah berlindung di tempat (shelter-in-place) diberlakukan di Tumbler Ridge dan wilayah sekitarnya setelah kejadian. Status tersebut dicabut sekitar pukul 18.45 waktu setempat setelah situasi dinyatakan aman.

RCMP masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menggeledah sejumlah rumah dan properti lain untuk memastikan tidak ada lokasi tambahan yang terkait dengan insiden tersebut.

Media setempat melaporkan bahwa pelaku adalah seorang perempuan. Namun, RCMP belum memberikan keterangan resmi terkait identitas maupun motif pelaku.

Baca Juga  Serangan Israel di Gaza Tewaskan 5 Orang, Termasuk Komandan Hamas dan Anak 9 Tahun

Kesaksian Siswa

Seorang siswa, Darian Quist, mengatakan kepada CBC bahwa dirinya sedang berada di kelas ketika pengumuman penguncian (lockdown) disampaikan.

“Awalnya saya tidak menyangka terjadi sesuatu yang serius. Namun, kemudian saya menerima foto-foto yang sangat mengganggu, dan saat itulah saya menyadari situasinya,” ujarnya.

Baca juga:WNI Diimbau Waspada Usai Penembakan Massal di Pantai Bondi

Ia bersama siswa lain berada dalam kondisi terkunci selama lebih dari dua jam hingga aparat kepolisian masuk ke sekolah. Polisi kemudian mengawal para siswa keluar dengan prosedur pengamanan ketat.

Ibu Darian, Shelley Quist, mengaku lega saat akhirnya dapat memeluk putranya setelah situasi dinyatakan aman.

Respons Pemerintah

Baca Juga  Trump Tak Suka Serangan Drone Ukraina ke Rumah Putin, Rusak Rencana Damai

Perdana Menteri British Columbia, David Eby, menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi yang “tak terbayangkan”. Sementara itu, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyatakan dirinya sangat terpukul atas insiden penembakan yang disebutnya sebagai kejadian mengerikan.

Penembakan massal tergolong jarang terjadi di Kanada. Namun, pada April lalu, 11 orang tewas dalam serangan kendaraan di Vancouver yang menargetkan sebuah festival budaya.

Baca juga:Insiden Penembakan Mengerikan Guncang Sydney, 10 Orang Tewas

Tumbler Ridge merupakan kota kecil berpenduduk sekitar 2.400 jiwa, terletak lebih dari 1.100 kilometer di utara Vancouver, kota terbesar di British Columbia.

Penyelidikan atas kasus ini masih berlangsung. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini