Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Pegunungan Pakkat Humbahas Longsor, 4 Tewas, 4 Hilang

pegunungan pakkat humbahas longsor, 4 tewas, 4 hilang
Petugas Polres Humbahas dan tim gabungan menghentikan sementara operasi pencarian korban longsor di Panggugunan akibat cuaca ekstrem, Rabu (26/11/2025). 

Humbahas, Sinata.id– Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Dusun I Lumban Sihotang, Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, terpaksa dihentikan sementara pada Rabu (26/11/25) pukul 18.00 WIB akibat hujan deras, kabut tebal, dan risiko longsor susulan.

Longsor yang terjadi Selasa (25/11/25) sekitar pukul 23.00 WIB ini disebabkan curah hujan tinggi yang menyeret material tanah, lumpur, serta batu besar hingga menimpa permukiman warga dan menutup badan jalan sepanjang sekitar 500 meter.

Advertisement

 

7 Rumah Rusak, 14 Warga Terdampak

Sebanyak tujuh rumah rusak—lima di Desa Panggugunan dan dua di Desa Pulo Godang.

Pemilik rumah yang terdampak di Desa Panggugunan, Harjo Sihotang, Beres Sihotang, Pery Sihotang, Sonta Simanullang, Tiurma Manullang. Sementara di Desa Pulo Godang, Hendri Panggabean dan Lavinder Simanullang

Baca Juga  216.607 Warga Tapanuli Utara Masuk Desil 1–5, Ini Penjelasan Dinsos

Kepala Desa Panggugunan melaporkan 14 warga terdampak, dengan status berikut:

Korban Selamat (6): Sonta Simanullang (72), Pery Sihotang (45), Grace Cia Cilina (9), Joharia Sihotang (12), Daniel Sihotang (25), Lapider Simanullang (70).

Korban Meninggal (4): Beres Sihotang (80), Merni Simamora (45), Tiurma Br. Simanullang (90), Juniati Silaban (47).

Masih Hilang (4): Tiada Simanullang (70), Ardo Sihotang (19), Anak dari Nurcahaya Sihotang (9), Roy Simanullang (19).

 

Evakuasi Sempat Berjalan 10 Jam

Pencarian dimulai sejak Rabu pagi pukul 07.30 WIB oleh tim gabungan Polres Humbahas dan Pemkab Humbahas. Satu unit alat berat dikerahkan, sementara tiga ambulans dari Polres Humbahas, Puskesmas Matiti, dan Puskesmas Onan Ganjang disiagakan.

Baca Juga  Urban Transformation In The Cyber Era, Rico Waas: Kita Harus Siap Beradaptasi Dengan Teknologi

Dinas Sosial juga mendirikan dapur umum di Tanah Lapang Sihasang, Lumban Sihotang.

Korban selamat telah dirujuk ke RSUD Doloksanggul, sementara warga lainnya mengungsi ke rumah keluarga. Jenazah korban meninggal telah diserahkan pada pihak keluarga.

 

Polisi Maksimalkan Penanganan: “Keselamatan Tim Prioritas”

Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty melalui Wakapolres Kompol Manson Nainggolan menyebut seluruh personel bekerja maksimal di lapangan.

“Seluruh personel gabungan bekerja semaksimal mungkin untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban. Namun keselamatan tim tetap prioritas karena potensi longsor susulan masih tinggi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar warga menjauhi lokasi tebing rawan.

 

Pencarian Dilanjutkan Pagi

Dampak longsor yang menimbun jalan dan rumah serta cuaca ekstrem membuat operasi tak dapat dilanjutkan dengan aman.

Baca Juga  Empat Jam Dialog Memanas, Rico Waas Tegas Tak Cabut SE Penjualan Daging Babi

Meski demikian, personel Polres Humbahas tetap siaga sepanjang malam untuk:

mengamankan lokasi,

memonitor cuaca,

mencegah warga mendekati area bahaya,

menjaga situasi tetap terkendali.

Pencarian dijadwalkan dilanjutkan pada Kamis, 27 November 2025 pukul 07.00 WIB, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas. (A1)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini