"Dengan inovasi QRESTO, kami optimistis persentase PAD dari sektor pajak akan meningkat signifikan," tutup Rico Waas.
Sementara itu, Wali Kota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah menyampaikan ketertarikannya terhadap langkah inovatif tersebut, terutama terkait implementasi sistem QRESTO.
"Kami melihat Kota Medan adalah salah satu daerah yang paling berhasil dalam meningkatkan PAD nya. Kehadiran kami di sini adalah dalam rangka memperlajari beberapa inovasi pungutan pajak yang akan kami coba untuk diterapkan, termasuk apa yang disampaikan Pak Wali tadi," ujarnya.
Pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari pihak Bank Indonesia mengenai cara mengoneksikan sistem QRESTO dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) setempat agar bisa segera diimplementasikan di Kota Tanjung Pinang. (SN22)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.