Pematangsiantar, Sinata.id – Jagat media sosial kembali digemparkan oleh video kontroversial yang memicu perdebatan luas di berbagai platform.
Unggahan dari akun TikTok @meriday41 menjadi sorotan karena menampilkan adegan bertajuk “Ibu Tiri dan Anak Tiri” dengan latar perkebunan kelapa sawit.
Video ini bukan sekadar konten biasa. Netizen menilai pola penyebarannya mirip dengan skandal Dea Store, yang sebelumnya juga sempat viral. Narasi yang beredar menyebutkan, video awal berlatar kebun sawit, kemudian dilanjutkan ke adegan berbeda di area dapur, diklaim sebagai “Part 2”.
Akun @meriday41 menyoroti kemiripan gaya pengambilan gambar dan strategi penyebaran video ini dengan kasus penjual handphone terkenal tersebut. “Isi video viral ini hampir mirip dengan penjual handphone bernama Dea Store,” tulis narasi yang beredar di kalangan netizen, Selasa (7/4/2026).
Beberapa poin utama yang membuat publik penasaran:
Keterlibatan hubungan domestik antara ibu tiri dan anak laki-laki.
Latar lokasi yang tidak lazim, yaitu area terbuka perkebunan sawit.
Dugaan video merupakan rekaman pribadi yang bocor dari ponsel salah satu pemeran.
Adanya strategi marketing terselubung dengan label “Part 2” untuk menjaga keterikatan penonton.
Penyebaran video ini di platform X (Twitter) dan Telegram berlangsung cepat karena algoritma merespons tingginya interaksi netizen yang mencari tautan asli.
Meski begitu, para ahli keamanan siber memperingatkan bahwa fenomena “haus link” sering dimanfaatkan pelaku kejahatan digital untuk menyebarkan tautan phishing atau malware. Selain itu, konten ini menuai kecaman karena dianggap melanggar norma sosial dan kesusilaan.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan konten tersebut guna menghindari jerat hukum UU ITE terkait sanksi pidana bagi penyebar konten asusila di ruang digital. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini