Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Medan Heboh! Isu Stok BBM 21 Hari Bikin Warga Serbu SPBU

medan heboh! isu stok bbm 21 hari bikin warga serbu spbu
Isu kelangkaan BBM yang disebut hanya cukup 21 hari membuat warga Medan panik dan berbondong-bondong mengisi bahan bakar di SPBU. (Ist)

Medan, Sinata.id — Isu yang beredar cepat di media sosial tentang stok bahan bakar minyak (BBM) yang disebut hanya tersisa 21 hari memicu kepanikan warga di Kota Medan. Sejak pagi, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dipadati kendaraan yang ingin mengisi tangki lebih awal.

Fenomena ini membuat antrean kendaraan mengular panjang di beberapa titik SPBU, bahkan hingga keluar ke badan jalan. Situasi tersebut sempat menimbulkan kemacetan di ruas jalan yang berada di sekitar lokasi pengisian BBM.

Advertisement

Kabar mengenai stok BBM yang diklaim hanya cukup untuk tiga pekan ke depan menyebar luas melalui pesan berantai dan media sosial. Informasi tersebut langsung memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Baca Juga  Sandy Walsh Tampil Sebagai Starter, Yokohama F. Marinos Takluk 1-2 dari Vissel Kobe

Baca Juga: Kemenhub Siapkan 841 Kapal Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Tiket Gratis Dibuka 6 Maret

Sejumlah pengendara mengaku datang lebih awal untuk mengisi BBM karena takut tidak kebagian jika kelangkaan benar-benar terjadi.

Salah seorang warga yang ikut mengantre mengaku terpancing oleh kabar tersebut.

“Ada yang bilang stok BBM tinggal 21 hari lagi, makanya saya ke sini, saya mau isi Pertalite, takut langka,” ujarnya, dikutip Jumat (6/3/2026).

Namun saat tiba di lokasi, ia justru mendapati kondisi SPBU sudah dipenuhi kendaraan lain yang memiliki kekhawatiran serupa.

Antrean Mengular, Truk dan Kendaraan Pribadi Berebut Solar

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan paling banyak terlihat pada kendaraan angkutan barang yang mencari BBM jenis solar. Truk-truk logistik bahkan terlihat mengantre sejak pagi hari di beberapa SPBU di Kota Medan.

Baca Juga  Shell Resmi Serap Base Fuel Pertamina, Kembali Berjualan Bensin pada Akhir November 2025

Kondisi ini berdampak pada kendaraan pribadi yang hendak mengisi Pertalite atau jenis BBM lainnya. Mereka terpaksa menunggu lebih lama karena antrean kendaraan besar memenuhi jalur pengisian.

Di sejumlah lokasi, antrean kendaraan bahkan meluas hingga ke luar area SPBU sehingga memperlambat arus lalu lintas di sekitarnya.

Pemerintah dan Pengusaha Migas Minta Warga Tidak Panik

Menanggapi fenomena tersebut, pihak pengusaha migas di Sumatera Utara mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum tentu benar.

Ketua DPC Hiswana Migas Sumatera Utara, Haris Razali, menegaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Sumatera Utara masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena justru berpotensi memicu kepanikan yang lebih luas.

Baca Juga  Sosok Friderica Widyasari Dewi, Kini Resmi Pimpin Dewan Komisioner OJK

Menurutnya, distribusi BBM akan tetap berjalan normal selama masyarakat tidak melakukan panic buying.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa kekhawatiran warga juga dipicu oleh kabar terkait situasi geopolitik di Timur Tengah yang disebut-sebut berdampak pada distribusi minyak dunia.

Padahal, pemerintah sebelumnya telah memastikan cadangan BBM nasional berada dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan hingga sekitar 90 hari ke depan sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika global. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini