Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Olahraga

Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga dan Contoh Gerakannya

manfaat pemanasan sebelum olahraga dan contoh gerakannya
Pemanasan sebelum olahraga sering diabaikan, padahal penting untuk mencegah cedera dan meningkatkan performa. Simak manfaatnya dan contoh gerakan mudah di sini. (VOI)

Jakarta, Sinata.id – Di banyak pusat kebugaran, lapangan, hingga trek lari pagi, satu kebiasaan buruk masih sering terlihat, seperti olahraga langsung dimulai tanpa pemanasan. Waktu dikejar, tubuh terasa “baik-baik saja”, atau sekadar malas—alasan itu kerap membuat fase penting ini diabaikan. Padahal, para ahli menegaskan, pemanasan bukan formalitas, melainkan gerbang keselamatan sebelum tubuh dipacu ke intensitas tinggi.

Pemanasan adalah rangkaian gerak ringan yang bertujuan “membangunkan” tubuh secara bertahap. Detak jantung meningkat, aliran darah mengalir lebih deras ke otot, suhu tubuh naik, dan sistem saraf bersiap. Tanpa proses ini, otot ibarat karet dingin—kaku, rapuh, dan mudah “patah”.

Advertisement

Mengapa Sering Diabaikan?

Banyak orang merasa pemanasan tidak “terasa” manfaatnya secara instan. Tidak berkeringat, tidak melelahkan, dan dianggap membuang waktu. Padahal, justru di fase inilah tubuh disiapkan agar tidak cedera dan tampil maksimal saat latihan inti dimulai.

Baca Juga  Diikuti 10 Negara, Sumut Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025

Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh?

Saat pemanasan dilakukan dengan benar, jantung memompa lebih efektif, oksigen mengalir ke jaringan, dan suhu otot meningkat. Otot yang “hangat” menjadi lebih lentur, sendi lebih longgar, dan koordinasi gerak lebih stabil. Secara mental, pemanasan juga membantu fokus, mengurangi rasa cemas, serta mempersiapkan diri menghadapi beban latihan.

Ini Dia Manfaat Pemanasan Sebelum Olahraga

Tak berlebihan jika para pelatih menyebut fase ini sebagai “asuransi” latihan. Berikut manfaat pemanasan sebelum olahraga yang paling dirasakan:

Fleksibilitas meningkat

Gerakan dinamis membantu memperluas jangkauan gerak. Otot menjadi lebih elastis sehingga tubuh lebih siap menghadapi perubahan arah dan intensitas.

Risiko cedera menurun

Otot dan sendi yang siap bekerja akan lebih mampu menahan beban. Studi pada atlet menunjukkan, pemanasan rutin meningkatkan stabilitas sendi—terutama pergelangan kaki—sehingga mengurangi potensi cedera.

Baca Juga  Arsenal vs Bournemouth 1-2: The Gunners Tumbang di Kandang, Peluang Juara Terancam

Performa lebih optimal

Suhu tubuh yang meningkat membuat kontraksi otot lebih efisien. Hasilnya, tenaga lebih responsif, gerakan lebih presisi, dan stamina lebih terjaga.

Gerakan Pemanasan Sederhana (5–10 Menit)

Tak perlu alat khusus. Rangkaian ini bisa dilakukan siapa saja, di mana saja:

  • Squat

Berdiri, kaki sedikit lebih lebar dari bahu. Turunkan pinggul seperti duduk, lalu kembali berdiri.

30 detik, 2–3 set.

  • Squat Jump

Dari posisi squat, lompat setinggi mungkin, kembali mendarat ke squat.

30 detik, 2–3 set.

  • Inchworms

Dari berdiri, bungkukkan badan, telapak tangan ke lantai, “merayap” ke posisi push-up, lalu kembali.

30 detik, 2–3 set.

  • Lunge Lebar

Satu kaki di depan menekuk, kaki belakang memanjang. Tahan, lalu ganti.

Baca Juga  Dewa United Tundukkan PSIM Yogyakarta 1-0 Lewat Penalti Ferreira di Liga 2026

30 detik per sisi, 2–3 set.

  • Arm Circles

Putar lengan membentuk lingkaran, depan–belakang.

30 detik per arah, 2–3 set.

Khusus Pelari & Pesepeda

Sebelum lari:

Mulai dengan jalan cepat atau jogging ringan 5–10 menit, lalu tingkatkan kecepatan bertahap. Jaga postur: pandangan ke depan, bahu rileks, lengan menekuk 90 derajat.

Sebelum bersepeda:

Lakukan peregangan paha, betis, dan bahu:

  • Angkat kaki ke bokong, tahan 5 detik per sisi.
  • Dorong betis ke dinding, tahan 5 detik per sisi.
  • Kaitkan tangan di belakang, angkat menjauhi punggung, tahan 30 detik.

Pemanasan bukan pembuka biasa, hal ini adalah penentu aman atau tidaknya sesi latihan. Lima menit yang sering diabaikan justru bisa menyelamatkan Anda dari cedera berbulan-bulan. Mulai sekarang, jangan lompat langsung ke latihan. Hangatkan tubuh, baru pacu performa. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini