Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Religi

Makna Pengorbanan Yesus Kristus: Kasih Tanpa Syarat, Penebusan Dosa, dan Keselamatan Kekal

makna menantikan tuhan yesus dengan sungguh-sungguh: kekuatan baru, keteduhan hati, dan jawaban doa
Pdt Manser Sagala, M.Th

Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th.

Pengorbanan Yesus Kristus sering kali disebut sebagai peristiwa paling sentral dalam sejarah umat manusia. Ini bukan sekadar kematian tragis seorang , melainkan sebuah tindakan penebusan yang direncanakan Tuhan karena kasih-Nya yang tak terbatas kepada manusia.

Advertisement

​Berikut adalah penjelasan  mengenai besarnya kasih tersebut berdasarkan Firman Tuhan:

1. Motivasi Utama: Kasih yang Tanpa Syarat

​Tuhan tidak mengorbankan diri-Nya karena manusia layak atau telah berbuat baik, melainkan murni karena kasih-Nya yang proaktif. Saat manusia masih berada dalam pemberontakan (dosa), Ia sudah memilih untuk menyelamatkan kita.

​Yohanes 3:16: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Baca Juga  Makna Berjalan Bersama Tuhan: Kunci Hidup dalam Ketaatan, Terang, dan Kekuatan Iman

​Roma 5:8: “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”

​2. Kedahsyatan Pengorbanan: Pengosongan Diri

​Besarnya kasih itu terlihat dari sejauh mana Ia rela merendahkan diri. Dari takhta kemuliaan yang tak terbatas, Ia menjadi manusia yang terbatas, bahkan mati dengan cara yang paling hina di kayu salib.

​Filipi 2:7-8: “Melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”

3. Tujuan Pengorbanan: Pendamaian dan Penebusan

Baca Juga  Hidup Dalam Kemurahan Hati Membawa Berkat dan Kehidupan Kekal

​Dosa menyebabkan pemisahan total antara manusia yang fana dengan Tuhan yang kudus. Pengorbanan Yesus berfungsi sebagai “jembatan” atau korban tebusan yang membayar hutang dosa kita secara lunas.

​1 Petrus 2:24: “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

​Yesaya 53:5: “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”

4. Hasil Pengorbanan: Menjadi Anak-anak Allah

​Hasil dari pengorbanan ini bukan hanya kita luput dari hukuman, tetapi kita diadopsi menjadi bagian dari keluarga kerajaan Allah. Kita diberikan akses langsung kepada Bapa.

Baca Juga  Pengorbanan Yesus Kristus: Makna Salib, Kasih Agape, dan Jalan Keselamatan Kekal

​Yohanes 1:12: “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”

Salib bukan tanda kekalahan, melainkan mahkota kemenangan kasih Allah atas dosa dan maut. Barangsiapa percaya kepada Kristus, ia tidak hanya diselamatkan, tetapi dipulihkan, diangkat, dan dipanggil hidup dalam terang kasih-Nya untuk selama-lamanya. (A27)

Tuhan Yesus memberkati kita semua

Cp konseling dan Doa permohonan 0811762709

Pdt Manser Sagala MTh

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini