Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Wisata & Kuliner

Kuliner Ala Malaysia Kian Digemari di Medan, Nasi Kandar Jadi Favorit Anak Muda

kuliner ala malaysia kian digemari di medan, nasi kandar jadi favorit anak muda
Ilustrasi nasi daun pisang khas India-Malaysia. (wikipedia)

Medan, Sinata.id – Tren kuliner khas Malaysia terus berkembang di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Salah satu konsep yang mulai menarik perhatian pecinta kuliner adalah sajian ala Banana Bro, restoran cepat saji asal Malaysia yang terkenal dengan menu nasi daun pisang atau banana leaf rice.

Advertisement

Konsep makanan khas India-Malaysia tersebut kini semakin diminati, terutama oleh kalangan muda dan pencinta kuliner lintas budaya.

Hidangan nasi daun pisang biasanya disajikan dengan nasi putih, aneka kari, sayuran, sambal, serta berbagai lauk seperti ayam goreng rempah dan cumi sambal.

Seorang mahasiswa asal Kota Pematangsiantar, Bella Orchidya, mengaku sangat menyukai kuliner khas Malaysia, khususnya nasi kandar.

Baca Juga  Wisata Kuliner di Siantar Membeludak, Namun Ada Beberapa yang Favorit

Menurutnya, kehadiran restoran yang menyajikan menu ala Malaysia di Medan menjadi pengobat rasa rindunya terhadap makanan negeri jiran.

“Dulu saya pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa di Malaysia selama satu semester. Karena makanan di sana identik dengan kari dan rempah, saya jadi cocok. Bahkan sehari makan nasi kandar tiga kali juga tidak masalah,” ujar Bella saat berbincang, Kamis (7/5/2026).

Ia mengaku sempat kesulitan menemukan nasi kandar di Medan sebelum akhirnya mencoba menu di Banana Bro.

Sementara itu, pemilik Banana Bro, Dasvita, mengatakan menu yang paling diminati pelanggan adalah nasi kandar, ayam masak merah, ayam rempah, dan ayam 65.

“Menu favorit di sini memang nasi kandar dan aneka ayam berbumbu rempah khas Malaysia,” katanya.

Baca Juga  Medan Utara Akan Disulap Jadi Kawasan Ekonomi Baru

Pelaku usaha kuliner di Medan menilai tren makanan ala Malaysia semakin populer karena banyak viral di media sosial.

Selain cita rasa rempah yang kuat, penyajian menggunakan daun pisang juga memberikan pengalaman makan yang unik dan autentik bagi pelanggan.

Kuliner bergaya Malaysia dinilai cocok dengan lidah masyarakat Sumut yang sudah akrab dengan makanan bercita rasa gurih dan pedas.

Tak heran, kini banyak restoran lokal mulai menghadirkan menu kari khas Melayu, teh tarik, hingga ayam goreng berempah ala Malaysia untuk menarik minat pelanggan.

Fenomena tersebut semakin memperkuat posisi Medan sebagai kota dengan wisata kuliner multikultural.

Selain dikenal dengan makanan khas Batak dan Melayu Deli, masyarakat Medan kini semakin akrab dengan cita rasa dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Baca Juga  Wali Kota Medan Dorong ASN Percepat Kinerja Usai Libur Lebaran

Dengan tingginya mobilitas wisatawan antara Malaysia dan Medan, tren kuliner negeri jiran diperkirakan masih akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan. (rri/A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini