Pematangsiantar, Sinata.id – Seorang anak berinisial AS (9), korban kekerasan orang tuanya, hingga kini belum juga dipindahkan ke Panti Asuhan Filadelpia. Padahal, pihak panti yang berlokasi di kawasan Siantar Marihat tersebut telah menyatakan kesiapan untuk menerima dan merawat anak tersebut.
Pemilik Panti Asuhan Filadelpia, Pdt. Sariaman Purba, mengatakan pihaknya terbuka untuk memberikan perlindungan dan perawatan kepada AS. Namun, hingga Jumat (17/4/2026) siang, anak tersebut belum juga diantarkan ke panti.
“Kita siap untuk merawatnya. Tapi sampai sekarang belum di antar,” ujar Pdt. Sariaman saat ditemui di area Panti Asuhan Filadelpia.
Menurutnya, panti asuhan yang dipimpinnya merupakan mitra resmi Dinas Sosial (Dinsos) Pematangsiantar. Ia juga mengaku telah dihubungi pihak Dinsos pada Kamis (16/4/2026) terkait rencana penempatan AS di panti tersebut.
“Kemarin, saya ditelepon Dinsos. Mereka menyampaikan tentang anak itu. Mau selamanya di sini, kita tidak masalah,” tuturnya.
Pdt. Sariaman menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah anak titipan Dinsos yang dirawat di Panti Asuhan Filadelpia. Panti yang berdiri sejak 2008 itu dinilai memiliki pengalaman dalam menangani anak-anak dengan berbagai latar belakang sosial.
Sebelumnya, pihak Dinas Sosial Pematangsiantar menyampaikan bahwa AS direncanakan akan dititipkan sementara di panti tersebut.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Dinas Sosial Pematangsiantar, Ariandi Armas, mengatakan bahwa Panti Asuhan Filadelpia merupakan mitra resmi Dinsos. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini AS masih menjalani perawatan di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar.
“Memberikan tempat aman bagi si anak, rencana mau dititipkan di Panti Asuhan Filadelpia,” ucapnya di area kantor Dinas Sosial, Kamis sore (16/4/2026).
Hingga kini, proses pemindahan AS ke panti asuhan masih menunggu tindak lanjut dari pihak terkait. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini