Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Konten DPR Harus Tajam dan Berdampak

konten dpr harus tajam dan berdampak
Ilustrasi

Tangerang, Sinata.id – Sekretariat Jenderal DPR RI terus membenahi kualitas publikasi digitalnya. Kepala Biro Pemberitaan Setjen DPR RI, Najib Ibrahim, secara resmi membuka Workshop Media Sosial DPR RI bertajuk “Membangun Konten yang Efektif dan Berdampak” di Tangerang, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan ini diikuti puluhan pegawai dari Bagian Media Cetak dan Media Sosial. Workshop digelar sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas produksi konten kelembagaan di era digital yang serba cepat.

Advertisement

Dalam sambutannya, Najib menegaskan pentingnya semangat belajar tanpa henti. Perkembangan teknologi informasi, kata dia, menuntut insan media untuk terus beradaptasi.

“Di dunia media ini jangan pernah berhenti belajar. Ilmu yang diperoleh harus langsung dipraktikkan. Kalau tidak diterapkan, tidak akan berkembang,” ujarnya.

Baca Juga  Ratifikasi Dagang RI-AS Diminta Utamakan Perlindungan UMKM dan Stabilitas Ekonomi Nasional

Workshop menghadirkan praktisi dari Andalus Creative dan Komdigi sebagai narasumber. Materi difokuskan pada penguatan produksi konten secara menyeluruh.

Peserta dibekali pemahaman mulai dari tahap perencanaan, teknik pengambilan foto dan video, penulisan naskah, proses penyuntingan, hingga publikasi berbasis perangkat mobile.

Menurut Najib, kemampuan memproduksi konten secara mandiri kini menjadi kebutuhan mendesak. Informasi mengenai kinerja dan kegiatan DPR RI harus disampaikan secara cepat, akurat, dan menarik.

Namun demikian, ia mengingatkan agar kreativitas tetap berada dalam koridor jurnalistik dan menjaga citra kelembagaan.

“Kita harus cepat dan menarik, tetapi tetap memegang kaidah jurnalistik serta menjaga marwah institusi. Kreatif boleh, tapi jangan mengada-ada,” tegasnya.

Ia juga menyinggung dukungan infrastruktur yang telah diberikan pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI. Fasilitas teknologi yang memadai, lanjutnya, harus dioptimalkan untuk mendorong peningkatan kualitas produksi.

Baca Juga  Semangat Kebersamaan: Penjemaatan GKPPD Pematangsiantar ke Kutakerangen dan Gunung Meriah Terkumpul Dana Rp 16.970.000

Tak hanya aspek teknis, soliditas tim turut menjadi perhatian. Najib menekankan pentingnya keterlibatan internal dalam mendukung media sosial resmi lembaga.

Ia menyebut, perhatian Sekretaris Jenderal DPR RI terhadap perkembangan media sosial cukup besar, termasuk soal partisipasi internal untuk memperluas jangkauan publikasi.

“Setidaknya kita sendiri harus mengikuti dan mendukung media sosial DPR. Kalau bukan kita yang mencintai karya kita, bagaimana publik akan tertarik mengikuti,” katanya.

Workshop yang berlangsung hingga sore hari itu diharapkan mampu meningkatkan mutu konten media sosial DPR RI agar semakin efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Di akhir kegiatan, Najib menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan panitia. Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan berkomitmen memperkuat kinerja media sosial DPR RI ke depan. (A18)

Baca Juga  Anggota Komisi III Tolak restorative justice untuk Kasus Kekerasan Anak

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini