Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

KMP di Pematangsiantar Didampingi Tim Ahli Kemenkop

kmp di pematangsiantar didampingi tim ahli kemenkop
Gading

Pematangsiantar, Sinata.id – Upaya mempercepat akses permodalan, baik dari anggota maupun Bank Himbara, untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) di Pematangsiantar kini mendapatkan pendampingan khusus dari tenaga ahli yang ditugaskan langsung oleh Kementerian Koperasi RI.

Langkah strategis ini diwujudkan dengan menugaskan dua orang Project Management Officer (PMO) dan lima orang Business Assistant (BA).

Advertisement

Koordinator PMO Kota Pematangsiantar, Gading Simangunsong, menegaskan bahwa kehadiran tim ini merupakan perpanjangan tangan Kemenkop.

“Kami akan fokus bekerjasama dengan Dinas Koperasi Kota Pematangsiantar & para Business Assistant (BA) yang bertugas untuk membantu penyusunan proposal bisnis serta pendampingan pengembangan usaha setiap KMP,” ujar Gading, Selasa (7/10/2025).

Baca Juga  Grosir Sepatu di Siantar Terbakar, 10 Unit Armada Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan membantu Dinas Koperasi setempat agar para pengurus KMP dapat segera menyusun proposal bisnis. Proposal tersebut nantinya akan digunakan untuk memperoleh modal, baik dari anggota maupun melalui pinjaman ke Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Dia juga berharap para pengurus KMP dapat proaktif berkoordinasi dengan BA agar proposal yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan peluang usaha di kelurahan masing-masing.

Di sisi lain, Tenaga Ahli PMO Pematangsiantar, Eky Novrialdi, memaparkan langkah awal yang mendesak. Ia menekankan pentingnya pendaftaran semua KMP ke dalam Simkopdes (Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa).

“Saya menghimbau kepada para Ketua KMP, agar segera mempercepat pendaftaran Simkopdes supaya proposal bisnis yang disusun memenuhi secara administratif,” ujar Eky. (SN14)

Baca Juga  Rekening Diblokir BRI Marihat, Dana Tertahan Dua Tahun, Dari Rp8 Juta Baru Cair Hanya Rp5Juta

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini