Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Kesombongan Mengantar pada Kejatuhan: Renungan dari Amsal hingga Kisah Daud dan Goliat

kasih tidak sombong: refleksi iman kristen dari kisah daud dan goliat
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Padede,MH

Alkitab mengingatkan kita bahwa kasih sejati tidak pernah sombong, tidak membanggakan diri, dan tidak meninggikan ego. Kesombongan adalah bibit kehancuran, karena ia membuat manusia merasa mampu berdiri tanpa Tuhan.

Advertisement

Raja Salomo berkata:
“Orang yang kurang ajar dan sombong, pencemooh namanya; ia berlaku dengan keangkuhan yang tak terhingga.”
(Amsal 21:24)

Sejarah mencatat, Goliat—seorang panglima raksasa—jatuh bukan karena kurang kuat, tetapi karena hatinya congkak dan penuh penghinaan. Ia meremehkan Daud, gembala muda yang kecil dan tak bersenjata lengkap. Tapi Daud maju dengan iman dan kepercayaan penuh kepada Tuhan, bukan kepada kekuatan dirinya sendiri. Dan Tuhanlah yang memberi
kemenangan.
(1 Samuel 17:1–58)

Baca Juga  Bahaya Hidup Tamak: Keserakahan Adalah Kekejian di Hadapan Tuhan Menurut Alkitab

Kesombongan selalu mengantar manusia pada kejatuhan. Apa pun yang kita miliki hari ini—harta, kedudukan, kecantikan, kepintaran—semuanya hanya titipan sementara dari Tuhan. Tidak ada yang dapat kita bawa ketika napas terakhir kita berhenti.

Amsal memperingatkan lagi:
“Mata yang congkak dan hati yang sombong… adalah dosa.”
(Amsal 21:4)

Renungan untuk Kita Hari Ini

Masihkah kita menyombongkan diri?
Masihkah kita merasa lebih hebat dari orang lain?
Masihkah kita berjalan seolah hidup ini milik kita sepenuhnya?

Sebab ketika ajal datang, semua selesai.
Tidak ada jabatan yang kita bawa, tidak ada kekayaan yang ikut masuk kubur.
Yang tinggal hanyalah hubungan kita dengan Tuhan dan kasih yang pernah kita beri.

Baca Juga  Berkat Besar di Balik Ketaatan Abraham: Saat Iman Diuji, Janji Allah Digenapi

Mari belajar rendah hati. Mari hidup dengan kasih.
Sebab orang yang meninggikan diri akan direndahkan,
dan yang merendahkan diri akan ditinggikan oleh Tuhan.

Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku… supaya aku mengetahui betapa fananya aku.”
(Mazmur 39:5)

Shalom. Tuhan Yesus memberkati.(A27).

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini