Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Keracunan Program MBG Ramai Diperdebatkan, Natalius Pigai Angkat Bicara

menteri ham natalius pigai buka suara soal keracunan program mbg. ia menilai insiden itu lebih ke masalah teknis, bukan pelanggaran ham.
Menteri HAM, Natalius Pigai. (Tirto)

Sinata.id – Polemik seputar kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan. Namun, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai pelanggaran HAM.

Menurut Pigai, kriteria pelanggaran HAM mensyaratkan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian yang terstruktur. Sedangkan kasus keracunan MBG, kata dia, lebih mengarah pada faktor teknis di lapangan.

Advertisement

β€œKalau soal makanan basi atau proses masaknya kurang tepat, itu jelas bukan pelanggaran HAM. Itu kesalahan teknis, bukan by design,” ujarnya, dikutip Kamis (2/10/2025).

Pigai menilai, keracunan yang dialami sejumlah siswa kemungkinan besar disebabkan oleh human error. Mulai dari cara memasak yang kurang tepat, keterampilan pengolah makanan yang belum memadai, hingga kesalahan penyimpanan yang membuat makanan mudah basi.

Baca Juga  161 Peserta Ikuti Rakor Program Makan Bergizi Gratis di Simalungun

β€œYang seperti ini lebih kepada masalah administrasi dan manajemen, bukan ranah pelanggaran HAM. Administrasi itu bisa diperbaiki, tidak bisa serta-merta dipidana,” tegas mantan komisioner Komnas HAM tersebut.

Ia menambahkan, pelanggaran HAM umumnya terjadi jika ada unsur kesengajaan yang sistematis. Sedangkan kasus MBG lebih bersifat insidental.

β€œIni insiden teknis. Maka yang dibutuhkan adalah evaluasi dan perbaikan sistem, bukan penghakiman,” tambahnya.

Meski demikian, Pigai menegaskan pemerintah tetap serius menindaklanjuti kasus ini. Ia menyebut 33 Kantor Wilayah Kemenkumham sudah diperintahkan turun ke lapangan untuk mengawasi distribusi program MBG.

Tujuannya jelas: memastikan anak-anak, ibu hamil, hingga ibu menyusui yang menerima manfaat program benar-benar mendapatkan makanan bergizi dengan aman sesuai standar.

Baca Juga  YLKI Beri Rapor Merah Program Makan Bergizi Gratis

β€œIni bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kepercayaan masyarakat. Karena itu pengawasan harus diperketat,” katanya.

Pigai pun mendorong adanya kerja sama lintas pihak, dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat, agar potensi kesalahan bisa ditekan seminimal mungkin.

β€œKuncinya ada di kolaborasi. Kalau semua pihak terlibat, program MBG akan lebih terjamin manfaatnya dan hak anak tetap terlindungi,” pungkasnya. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini