Taput, Sinata.id – Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyambut baik diskusi bersama Aliansi Mahasiswa Peduli Tapanuli Utara terkait persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tap,t Tarutung, Senin (18/5/2026), dihadiri 12 perwakilan mahasiswa yang menyampaikan berbagai persoalan terkait distribusi pupuk bersubsidi kepada petani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jonius menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi kendala distribusi pupuk di Taput.
“Saya sudah beberapa kali mengumpulkan distributor, meninjau langsung gudang, hingga menurunkan alat untuk membantu proses distribusi,” tukasnya.
Ia juga menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput telah berkoordinasi dengan PT Pupuk Indonesia terkait kendala produksi dan distribusi pupuk dari PT Pupuk Iskandar Muda, Aceh.
“Kami sudah menekankan agar ada solusi dari PT Pupuk Indonesia atas kendala produksi dan penyaluran pupuk. Persoalan ini memang tidak sepenuhnya bisa diintervensi pemerintah daerah,” katanya.
Sebagai bentuk pengawasan, Bupati Taput menyatakan kesiapan pemerintah daerah membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan Forkopimda, media massa, serta mahasiswa untuk mengawal distribusi pupuk bersubsidi.
“Kita siap membentuk satgas bersama pemerintah daerah dan Forkopimda dengan melibatkan media massa serta mahasiswa agar penyaluran pupuk bersubsidi dapat diawasi bersama,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Jonius juga menegaskan pihaknya telah memberikan teguran keras kepada kios yang bermasalah dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
“Apabila pelanggaran kembali terjadi, izin kios akan dicabut. Kami akan terus berupaya maksimal agar penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran,” tegasnya.
Bupati turut menjelaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah kecamatan telah disesuaikan dengan konsep harga kewajaran melalui subsidi biaya distribusi dari kecamatan hingga desa yang diberikan oleh Pemkab Taput. (SN15)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini