Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Kejahatan Menggila, Meteran Air Warga Digondol Maling di Siantar

kejahatan menggila, meteran air warga digondol maling di siantar
Meteran air milik warga yang hilang. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Aksi pencurian meteran air terjadi di Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.
Warga tak lagi bisa menikmat i air bersih setelah meteran Perumda Tirtauli digondol maling pada malam hari.

Aksi kriminalitas kembali menghantui masyarakat Kota Pematangsiantar. Kali ini, pencurian menyasar meteran air milik pelanggan Perumda Tirtauli yang menyebabkan distribusi air bersih ke rumah warga terhenti total.

Advertisement

Peristiwa tersebut menimpa Andi Hariadi Sinamo, warga Jalan Pesantren Gang Prima, Kelurahan Pondok Sayur. Meteran air di rumahnya dilaporkan hilang digondol maling, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Akibat kejadian itu, aliran air ke rumah korban terputus dan tidak dapat lagi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Pengeras Suara hingga Daging Babi Diembat, Dua Pelaku Ditahan

Baca juga:Tidak Benar Perumda Tirta Uli Siantar Terlibat Pencurian Meteran Air

Andi mengungkapkan, hilangnya meteran air membuat keluarganya tidak dapat mengonsumsi air bersih sebagaimana biasanya.

“Kami tidak bisa lagi menggunakan air bersih karena meteran sudah hilang. Air mati total,” ujarnya kepada Sinata.id.

Ia menyatakan akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Perumda Tirtauli guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kriminalitas Meningkat, Fasilitas Publik Jadi Sasaran

Pencurian meteran air bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Hilangnya alat ukur tersebut otomatis menghentikan distribusi air bersih ke rumah pelanggan.

Baca juga:Kasus Pencurian Meteran Air di Jalan Rajawali Pematangsiantar Diselesaikan dengan RJ

Baca Juga  Pencurian Getah Karet Rugikan PT BSP Aek Silabat Ratusan Juta Rupiah, Kasus Sudah Ditangani Polres Asahan

Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga setempat, mengingat fasilitas utilitas rumah tangga kini turut menjadi sasaran tindak kejahatan. Warga berharap ada langkah pengawasan dan pencegahan yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Warga Desak Tindakan Cepat

Korban berharap laporan yang akan disampaikan kepada pihak perusahaan daerah dapat segera ditindaklanjuti, sehingga pasokan air bersih kembali normal.

Kejahatan yang menyasar kebutuhan vital seperti air bersih menjadi alarm serius bagi semua pihak. Ketika meteran air pun tak luput dari sasaran, maka keamanan lingkungan menjadi persoalan mendesak yang tak bisa lagi diabaikan. (SN7)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini