Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Regional

Kegiatan Capacity Building BI Pematangsiantar di Balikpapan Disorot di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

kegiatan capacity building bi pematangsiantar di balikpapan disorot di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Koper bertuliskan “Efisiensi Anggaran” terlihat bocor di area bandara, menggambarkan sorotan terhadap penggunaan anggaran perjalanan di tengah kebijakan penghematan. (Foto: Ilustrasi)

Pematangsiantar, Sinata.id – Kegiatan capacity building media yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Cabang Pematangsiantar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat hingga Sabtu (10–11 April 2026), menuai sorotan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digencarkan pemerintah.

Kegiatan yang melibatkan sejumlah insan pers tersebut dinilai sebagian pihak kurang sejalan dengan semangat efisiensi, mengingat lokasi pelaksanaan yang berada jauh dari wilayah kerja BI Cabang Pematangsiantar.

Advertisement

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa tidak seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan jurnalis aktif. Beberapa di antaranya disebut sudah tidak lagi berprofesi sebagai wartawan, melainkan berperan sebagai tenaga ahli di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, bahkan ada yang diketahui menjabat sebagai tenaga ahli DPRD Pematangsiantar.

Baca Juga  Satbrimob Polda Sumut Latihan Anti Anarki

“Perlu di cek status peserta mereka, apakah masih kompeten, serta apakah masih aktif menulis,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Sumber tersebut juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan capacity building seperti ini, peserta umumnya menerima uang saku. Hal ini dinilai perlu menjadi perhatian, mengingat kegiatan yang dilaksanakan di luar daerah tentu memerlukan biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi yang tidak sedikit.

“Setiap peserta pasti akan menerima uang saku. Itu sudah biasa dalam kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Di sisi lain, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah saat ini turut diperkuat dengan penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan tersebut diatur melalui Surat Edaran Menaker, SE Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ, serta SE Menpan RB, yang bertujuan untuk efisiensi energi, dengan tetap menjamin hak dan kewajiban pegawai.

Baca Juga  Kapolres Tebing Tinggi Dijabat AKBP Rina Frillya, Gantikan AKBP Simon

Dengan adanya kebijakan WFH tersebut, pelaksanaan kegiatan capacity building yang berlangsung selama dua hari, termasuk pada hari Jumat, dinilai sebagian pihak perlu dikaji kembali agar selaras dengan prinsip efisiensi yang tengah diterapkan.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi kepada Kepala KPw BI Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, belum membuahkan hasil. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini