Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Kasus Pengeroyokan di Masjid, Anggota DPD RI Turun ke Sibolga

kasus pengeroyokan di masjid, anggota dpd ri turun ke sibolga
Anggota DPD-RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Kapolres, dan tim pengacara keluarga korban Arjun.

Sibolga, Sinata.id– Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma turun ke Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) untuk mengadvokasi kasus kematian pemuda asal Simeulue, Aceh, Arjuna Tamaraya (21), yang menjadi korban pengeroyokan di masjid agung setempat.

“Kami ingin memastikan agar kasus ini ditangani secara objektif dan transparan,” kata Sudirman Haji Uma saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Rabu.

Advertisement

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (31/10) dini hari. Korban saat itu sedang beristirahat di area masjid, diduga tanpa sebab jelas ada beberapa orang mendatangi dan melakukan pengeroyokan hingga Arjuna meninggal dunia. Lima pelaku sudah ditangkap kepolisian setempat.

Haji Uma mengatakan, kedatangannya ke Sibolga merupakan upaya pengawalan terhadap kasus tersebut, dan sudah berbicara dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Kapolres Sibolga, serta tim pengacara keluarga korban.

Baca Juga  Prabowo Subianto Kukuhkan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional

Pertemuan itu, kata dia, membahas secara rinci perkembangan penyelidikan kasus serta kendala yang dihadapi aparat kepolisian dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Haji Uma menegaskan, kehadirannya bukan untuk mengintervensi kinerja aparat, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap warga Aceh yang menghadapi persoalan hukum di luar daerah.

“Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan, dan aparat penegak hukum harus bekerja sesuai prosedur tanpa tekanan dari pihak manapun,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Sibolga dan aparat kepolisian yang telah membuka ruang komunikasi dengannya.

Untuk itu, ia meminta agar semua proses dilakukan secara terbuka, serta memastikan hasil visum dan pemeriksaan saksi-saksi dapat menjadi dasar kuat dalam menegakkan kebenaran.

Baca Juga  Kejari Toba Salurkan 2.000 Bibit Alpukat dan Durian ke Lima Kecamatan

Ia menuturkan, berdasarkan informasi yang diterima, proses hukum terhadap lima orang tersangka tersebut telah berjalan secara terbuka dan sesuai prosedur hukum berlaku.

Haji Uma berkomitmen terus mengawal proses hukumnya secara tuntas dan memberi rasa keadilan bagi keluarga korban di Aceh. Diharapkan, masyarakat Aceh juga turut mengawal bersama perkara ini.

“Sejauh ini proses hukum terhadap kasusnya berjalan transparan dan sesuai prosedur. Tapi, saya secara pribadi terus mengawalnya hingga tuntas serta memberi rasa keadilan bagi keluarga korban di Aceh,” demikian Sudirman Haji Uma. (A1)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini