Jakarta, Sinata.id – Juventus menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya mantan penjaga gawang mereka, Alexander Manninger, yang wafat secara tragis pada usia 48 tahun. Kabar tersebut membuat dunia sepak bola turut berduka atas kehilangan sosok yang dikenal profesional dan rendah hati.
Manninger pernah memperkuat Juventus pada periode 2008 hingga 2012 setelah didatangkan ke Turin. Selama empat musim, ia menjadi bagian penting dalam skuad, terutama sebagai penjaga gawang yang selalu siap ketika dibutuhkan di tengah persaingan ketat di posisi kiper utama.
Pada masa itu, Juventus memiliki legenda seperti Gianluigi Buffon, namun Manninger tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan selalu memberikan performa terbaik setiap kali dipercaya tampil. Ia dikenal sebagai sosok yang tenang, bisa diandalkan, dan memiliki pengaruh positif di ruang ganti.
Klub menyebut Manninger bukan hanya seorang atlet, tetapi juga pribadi dengan nilai-nilai penting seperti kerendahan hati, dedikasi, dan semangat kerja keras. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Juventus dan dunia sepak bola.
Mantan kapten Juventus, Giorgio Chiellini, juga menyampaikan pesan belasungkawa. Ia menyebut Manninger sebagai rekan setim yang patut dicontoh dan sosok yang sangat dihormati di dalam tim.
Dalam pernyataan resminya, Juventus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat Manninger, serta berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik.
Kepergian Alexander Manninger menjadi kehilangan besar bagi dunia sepak bola, terutama bagi para pendukung Juventus yang mengenangnya sebagai bagian dari sejarah klub.(A07)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini