Jakarta, Sinata.id β Perayaan Idulfitri tahun ini menghadirkan dinamika berbeda di lingkaran keluarga mantan Presiden Joko Widodo. Di tengah tradisi mudik yang identik dengan kebersamaan keluarga, arah langkah justru terpecah: satu tetap di ibu kota, satu memilih pulang ke kampung halaman.
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan akan berada di Jakarta saat Hari Raya Idulfitri. Sementara putra sulungnya yang kini menjabat Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, justru memilih kembali ke Solo, kota yang selama ini menjadi pusat aktivitas keluarganya.
Keputusan berbeda ini bukan tanpa alasan. Gibran mengungkapkan dirinya akan memulai rangkaian Lebaran di Jakarta dengan mengikuti salat Id bersama Presiden, sebelum melanjutkan agenda resmi berupa halalbihalal dengan para tokoh nasional.
βSalat dulu dengan Bapak Presiden di sini, lalu halalbihalal, baru pulang,β ujar Gibran, dikutip Kamis (19/3/2026).
Setelah seluruh agenda kenegaraan rampung, barulah Gibran bertolak ke Solo untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar.
Langkah ini menegaskan posisi ganda seorang wakil presiden, di satu sisi terikat pada agenda negara, di sisi lain tetap menjaga tradisi personal.
Meski pusat kekuasaan kini berada di Jakarta dan mulai bergeser ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Solo masih menjadi titik emosional bagi keluarga Jokowi.
Dalam beberapa tahun terakhir, momen Lebaran di Solo selalu identik dengan pertemuan keluarga besar, termasuk tradisi silaturahmi dengan masyarakat sekitar kediaman Jokowi.
Fenomena ini menunjukkan bahwa, di balik dinamika politik nasional, akar kultural tetap menjadi penentu arah pulang. [a46]










Jadilah yang pertama berkomentar di sini