Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Jembatan Idano Noyo Rampung, Akses Nias Barat–Nias Selatan Kembali Normal

jembatan idano noyo rampung, akses nias barat–nias selatan kembali normal
Jembatan Idano Noyo resmi dioperasikan. (istimewa)

Nias, Sinata.id — Masyarakat Kepulauan Nias akhirnya kembali menikmati akses transportasi yang layak setelah Jembatan Idano Noyo di Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, resmi dioperasikan.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, meresmikan jembatan tersebut pada Rabu (11/2/2026) malam.

Advertisement

Jembatan strategis yang menghubungkan Kabupaten Nias Barat dan Nias Selatan itu sebelumnya terputus akibat banjir bandang pada Maret 2025. Kini, infrastruktur tersebut telah dibangun kembali dengan spesifikasi tipe A berstruktur baja, sepanjang 95 meter dan lebar 9 meter.

Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan bahwa penyelesaian proyek tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam memastikan pembangunan tetap berjalan, meskipun sempat dihadapkan pada tantangan anggaran dan masa jabatan.

Baca Juga  Polres Nias Selatan Luncurkan MBG SPPG Merah Putih di Aramo, Sasar Siswa dan Guru

Baca juga:Jembatan Putus Diterjang Banjir, Bupati Taput Langsung Turun ke Garoga

“Awal 2026 ini jembatan sudah dapat digunakan masyarakat. Ini menjadi kewajiban kami untuk memastikan pembangunan terus berlanjut,” ujarnya di hadapan warga yang menghadiri peresmian.

Pangkas Waktu Tempuh, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Selain pembangunan jembatan, Pemprov Sumut juga meningkatkan kualitas jalan provinsi pada ruas Gunungsitoli–Mandrehe sepanjang 50 kilometer.

Perbaikan infrastruktur tersebut berdampak signifikan terhadap waktu tempuh. Perjalanan dari Gunungsitoli menuju Nias Barat yang sebelumnya memakan waktu hingga dua jam, kini dapat ditempuh kurang dari satu jam.

Dampak positif juga dirasakan pelaku usaha lokal. Christina Gulo, seorang pedagang di sekitar lokasi, mengaku omzet penjualannya meningkat hingga 50 persen sejak akses jalan dan jembatan kembali normal.

Baca Juga  Kasus Pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih Berbuntut Panjang, Wali Kota Prabumulih Bakal Diperiksa Kemendagri

“Sekarang semakin banyak orang melintas. Anak-anak sekolah juga tidak perlu lagi membayar sampan untuk menyeberangi sungai,” kata Bobby.

Baca juga:8 Tahun Menunggu, Jembatan Penghubung Dua Desa di Asahan Segera Dibangun

Investasi Ratusan Miliar untuk Kepulauan Nias

Pembangunan Jembatan Idano Noyo menelan anggaran sebesar Rp46,7 miliar. Sepanjang 2025, Pemprov Sumut telah mengalokasikan sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias.

Bobby menegaskan, pembangunan di wilayah tersebut akan terus dilanjutkan. Pada tahun mendatang, Pemprov Sumut berencana meningkatkan alokasi anggaran menjadi sekitar Rp300 miliar.

“Kami berharap pemerataan pembangunan ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Infrastruktur ini kami titipkan kepada warga dan pemerintah daerah untuk dijaga bersama,” katanya.

Baca Juga  Kampus dan Masjid Harus Sejalan

Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. (SN10)

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini