Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Jelang Pergantian Tahun, Pusat Kota Siantar Macet

jelang pergantian tahun, pusat kota siantar macet

Pematangsiantar, Sinata.id – Jelang pergantian tahun 2025 menuju 2026, jalanan di pusat Kota Pematangsiantar macet.

Pantauan Sinata, Rabu (31/12/2025), ruas jalan utama seperti Jl. Sutomo, Jl. Merdeka, Jl. Gereja, Jl. M.H Sitorus, Jl. Kartini, Jl. Cipto, macet.

Advertisement

Kemacetan terutama karena masyarakat berbelanja di beberapa tempat belanja favorit.

Toko Roti Ganda, misalnya, membludak diserbu pembeli. Akibatnya, menimbulkan kemacetan sampai ujung Jl. Sutomo selepas Ramayana.

Demikian juga Jl. Merdeka. Banyaknya yang berbelanja kebutuhan tahun baru ke Pasar Horas, membuat kemacetan mulai dari simpang Jl. Surabaya.

Meski Polres Pematangsiantar membuat beberapa posko Nataru, tetap tak bisa mengurai kemacetan. Hal ini disebabkan tingginya volume kendaraan yang melintas.

Baca Juga  Jelang Lebaran, Parcel Laris Manis di Siantar, Harga Mulai Rp100 Ribu

Selain warga Siantar yang berbelanja kebutuhan tahun baru, kedatangan pemudik dari luar kota juga menambah macet jalanan di Kota Siantar.

Pusat kuliner seperti di Jl. Gereja, Jl. Cipto, dan Jl. Surabaya juga diserbu pengunjung.

Rata-rata pengunjung datang bersama keluarga. Mereka menggunakan kendaraan pribadi, terutama mobil. Proses naik dan turun, juga mencari tempat parkir, tak ayal menambah kemacetan.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini