Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
NewsSimalungun

Jalan Pembaharuan Rambung Merah Rusak Parah, dan Banjir Ketika Hujan Deras Turun

jalan pembaharuan rambung merah rusak parah, dan banjir ketika hujan deras turun
Kondisi Jalan Pembaharuan yang rusak parah. Serta tidak dapat dilintasi ketika hujan deras, karena banjir.

Simalungun, Sinata.id – Jalan Pembaharuan di Nagori (Desa) Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, kondisinya sangat memprihatinkan.

Kondisi adan jalan, babak belur (rusak parah). Warga sekitar semakin bertambah susah, ketika hujan deras turun. Sebab badan jalan digenangi air (banjir). Sehingga tidak dapat dilintasi warga dan kendaraan.

Advertisement

“Tinggi air nya kalau hujan deras turun. Jadi, sama sekali tidak bisa melintas,” ujar Anri, warga Jalan Pembaharuan, Senin 26 Mei 2025.

Kenang Anri, ia pernah beberapa kali tidak dapat pulang ke rumahnya yang terletak pada komplek perumahan di Jalan Pembaharuan.

Itu terjadi, karena Jalan Pembaharuan merupakan satu-satunya akses untuk menuju rumahnya. “Kalau hujan deras pada malam hari, dan saat itu kita mau pulang, jadi gak bisa pulang,” sebutnya.

Baca Juga  Polemik Paspor Asing, Anggota DPR RI Desak Klarifikasi Influencer

Selanjutnya, Anri menyoroti keberadaan dua pabrik yang ada di sana. Katanya, ke dua pabrik yang ada, pembuangan airnya ke badan jalan. “Jadi numpuk lah airnya di situ (menjadi genangan yang cukup tinggi),” ucapnya.

Hal lainnya, Anri juga menyebut, bentuk badan jalan dari Jalan Pembaharuan seperti kuali. Ditambah lagi, di kedua sisi badan jalan tidak ada drainase.

Beranjak dari keadaan seperti itu, warga Jalan Pembaharuan sangat berharap perhatian pemerintah. “Kami harapkan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Simalungun, dan pabrik itu memikirkan, agar tidak terjadi banjir, dan kondisi jalan tersebut bisa bagus,” tandasnya.

Suriadi, salah satu pemilik pabrik di Jalan Pembaharuan mengatakan, dirinya juga mengeluhkan kondisi banjir. “Justru kami pun terkena banjir. Banjir pun  masuk hingga ke dalam pabrik,” ungkapnya.

Baca Juga  Memanas! Wesly Bantah Tuduhan Juara MMA: Jangan Asal Ngomong

Menurut Suriadi, dirinya telah menyampaikan keluhan tersebut kepada Kepala Nagori (Pangulu) Rambung Merah dan Camat Siantar. “Kata camat, Pemkab Simalungun sudah disurati,” katanya.

Camat Siantar, Iqbal membenarkan hal yang disampaikan Suriadi. “Memang sudah kita buat surat permohonan ke Dinas PUTR untuk segera melakukan perbaikan. Karena memang, kondisi jalan itu kerap dilanda banjir,” papar Iqbal.

Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Simalungun, Hotbinson Damanik menyebut, akan memerintahkan pegawai Dinas PUTR untuk meninjau dan memeriksa kondisi Jalan Pembaharuan.

“Kita akan cek. Pertama kita lihat dulu, itu jalan nagori atau kabupaten,” ucapnya. (Akb)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini