Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hiburan

Jahe hingga Temulawak, Herbal Lokal untuk Redakan Nyeri Sendi

jahe hingga temulawak, herbal lokal untuk redakan nyeri sendi
Ilustrasi

Jakarta, Sinata.id – Keluhan nyeri sendi tidak lagi identik dengan usia lanjut dan kini juga banyak dialami kelompok usia muda, sehingga mendorong pemanfaatan bahan herbal sebagai alternatif penanganan, selain terapi medis konvensional.

Pengurus Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Nadia Bunga Anggraini, menyebut sejumlah bahan alami memiliki potensi meredakan nyeri dan peradangan pada sendi. Hal itu disampaikan dalam temu media di Jakarta Selatan, Rabu (21/3).

Advertisement

Menurutnya, salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan adalah susu kambing, khususnya dari jenis etawa. Kandungan antioksidan, probiotik, serta keseimbangan protein di dalamnya dinilai berperan dalam menekan proses inflamasi.

Selain itu, komponen seperti oligosakarida dan selenium disebut turut mendukung kesehatan tulang dan membantu mengurangi risiko gangguan sendi, termasuk osteoporosis.

Baca Juga  Keenan Nasution Tetap Gugat Hak Cipta Vidi Aldiano, Kasus Tunggu Kasasi MA

Selain susu kambing, temulawak juga menjadi pilihan herbal yang telah diteliti memiliki efek antiinflamasi. Tanaman rimpang asli Indonesia ini mengandung kurkuminoid dan xantorizol yang berfungsi meredakan nyeri.

Konsumsi temulawak dinilai relatif aman dengan kisaran dosis tertentu, baik dalam bentuk ekstrak maupun rimpang segar.

Jahe juga termasuk bahan yang kerap digunakan untuk mengatasi nyeri sendi. Kandungan gingerol di dalamnya memiliki efek antiinflamasi dan analgetik, serta membantu meningkatkan sirkulasi darah. Senyawa ini bekerja dengan mekanisme yang serupa dengan obat antiinflamasi nonsteroid, namun tanpa efek iritasi pada lambung.

Sementara itu, kayu manis mengandung senyawa aktif seperti sinamaldehid yang berperan menghambat enzim pemicu peradangan. Dalam sejumlah uji klinis, konsumsi ekstrak kayu manis dilaporkan mampu menurunkan indikator inflamasi dan nyeri pada penderita gangguan sendi.

Baca Juga  Saat Diare, Ini Makanan yang Disarankan agar Pencernaan Cepat Pulih

Bahan lain yang turut dimanfaatkan adalah sereh. Kandungan sitral pada tanaman ini diketahui memiliki efek antiinflamasi. Penggunaan secara topikal, seperti kompres air sereh hangat, dilaporkan dapat membantu mengurangi nyeri pada kasus tertentu, termasuk radang sendi.

Keluhan nyeri sendi, meski kerap dianggap ringan, dapat berdampak pada aktivitas harian jika tidak ditangani dengan tepat. Pemanfaatan bahan herbal menjadi salah satu opsi yang digunakan masyarakat, dengan tetap mempertimbangkan keamanan dan anjuran tenaga medis. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini