Milano Cortina, Sinata.id — Kontingen tuan rumah Italia akhirnya memecah kebuntuan dengan meraih medali emas pertama pada ajang Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina.
Medali prestisius tersebut dipersembahkan atlet veteran Roland Fischnaller setelah menjuarai nomor Parallel Giant Slalom (PGS) putra cabang seluncur salju di Livigno Snow Park, Minggu (8/2/2026).
Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Italia setelah gagal naik podium pada sejumlah nomor ski Alpen di hari-hari awal kompetisi. Emas dari cabang snowboard tersebut menjadi suntikan moral besar bagi para atlet tuan rumah, yang disambut sorak-sorai ribuan pendukung di area finis Livigno.
Fischnaller tampil penuh konsentrasi sepanjang perlombaan. Atlet berusia 45 tahun itu berhasil mengungguli wakil Austria, Andreas Prommegger, di babak final dengan selisih waktu yang sangat tipis. Keunggulan teknik di sektor tengah lintasan yang curam menjadi faktor penentu keberhasilannya mengamankan posisi teratas.
Baca juga:Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina: Jadwal, Lokasi, dan Siaran
Pemerintah Daerah Lombardy melaporkan lonjakan antusiasme penonton pascakemenangan tersebut. Penjualan tiket untuk nomor Slopestyle dan Halfpipe yang akan digelar dalam waktu dekat disebut meningkat signifikan, memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor pariwisata lokal.
Hasil Final Parallel Giant Slalom Putra
Emas: Italia
Perak: Austria
Perunggu: Korea Selatan
Persaingan di babak final berlangsung sengit. Atlet Austria sempat unggul di sektor awal lintasan, namun ketenangan dan presisi atlet Italia dalam melakukan transisi di tikungan terakhir membuat selisih waktu berbalik tipis, hanya sekitar 0,12 detik.
Kontingen Korea Selatan juga mencatat prestasi penting dengan merebut medali perunggu, menegaskan meningkatnya peran negara-negara Asia dalam olahraga musim dingin yang selama ini didominasi Eropa dan Amerika Utara.
Baca juga:Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten Usai Raih Emas SEA Games 2025
Penyelenggara melaporkan kondisi salju di Livigno berada dalam keadaan optimal meski suhu udara sempat meningkat. Teknologi salju buatan digunakan untuk menjaga kualitas lintasan dan menjamin keselamatan atlet.
Dengan tambahan emas ini, Italia sementara mengoleksi satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Fokus kontingen tuan rumah kini beralih ke nomor seluncur es dan ski lintas alam, yang diharapkan kembali menyumbangkan medali bagi Italia di Olimpiade Musim Dingin 2026. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini