Susilaningsih mengingatkan penularan virus dapat terjadi melalui luka, urine tikus, maupun lingkungan yang tidak bersih.
Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti:
- Menutup makanan rapat
- Membersihkan sarang tikus
- Rajin mencuci tangan
- Mencegah tikus masuk rumah
- Menjaga kebersihan setelah aktivitas di sawah atau kerja bakti
βSelalu terapkan PHBS dan kebersihan lingkungan agar tikus tidak masuk ke rumah, sehingga penularannya bisa dicegah,β katanya.
Sebelumnya, pada 2025 lalu, DIY sempat mencatat enam kasus positif hantavirus yang ditemukan melalui surveilans rutin. Namun seluruh pasien dinyatakan sembuh dan tidak ada korban meninggal dunia.
Memasuki 2026, hingga kini belum ditemukan lagi kasus positif baru berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium rutin. (A08)
1 2










Jadilah yang pertama berkomentar di sini