MENU
Banner SINATA.ID
Harga Obat Terancam Naik, BPOM Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah
WA FB
Nasional

Harga Obat Terancam Naik, BPOM Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah

J Editor : Jansen Siahaan | 14 Jun 2026 | 09:25 WIB
Harga Obat Terancam Naik, BPOM Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, M.Biomed bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam sebuah kegiatan resmi. (istimewa)

Saat ini, industri farmasi Indonesia masih mengimpor sekitar 85 hingga 95 persen bahan baku obat. Tingginya ketergantungan tersebut menyebabkan biaya produksi meningkat ketika nilai tukar rupiah melemah.

Kondisi itu berpotensi mendorong kenaikan harga obat di pasaran hingga 10–20 persen. Namun, karena tidak seluruh komponen produksi bergantung pada bahan baku impor, dampak terhadap harga jual akhir obat diperkirakan masih dapat dikendalikan. (SN27)

 

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.