Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Harga Cabai Naik-Turun di Siantar, Pedagang Malam Parluasan Tetap Untung

harga cabai naik-turun di siantar, pedagang malam parluasan tetap untung
Pedagang malam "Parluasan"

Pematangsiantar, Sinata.id – Harga cabai merah dan cabai rawit di Pasar Malam “Parluasan” Kota Pematangsiantar belakangan ini cenderung tidak stabil. Kondisi itu membuat sejumlah pedagang bingung. Namun bagi pedagang tertentu justru membawa keuntungan lebih besar.

Mariani (52), pedagang cabai pasar pagi di Terminal Parluasan, Jl. Tem. Simatupang. Mengaku harga cabai saat ini naik-turun tidak menentu. Meski begitu, ia mengungkapkan kenaikan harga membawa dampak positif bagi usahanya.

Advertisement

“Ya, kalau harga cabai sudah naik, pasti yang jualan pun sedikit, saingan juga berkurang, tapi ya gitu lah, modal ngambil barang juga sudah pasti mahal, terus barang sedikit yang beredar,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).

Baca Juga  Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Gerbang Tol Ditutup Sementara

Kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit dikatakan Mariani semenjak seminggu yang lalu, sementara awal September kemarin harga cabai merah sempat menembus Rp 56.000 dan harga saat ini mencapai Rp 60.000, dan harga cabai rawit Minggu ini juga mencapai Rp 48.000.

“Harga cabai sekarang gak menentu, bulan kemarin harga cabai merah aja masih Rp.30.000, terus diawal September mulai naik sampai ke Rp 56.000 dan sekarang sudah Rp 60.000,” sebut Mariani.

Menurut Mariani, berkurangnya jumlah pedagang membuat persaingan menurun sehingga cabai yang dijual lebih cepat habis. “Bisa dibilang untung lah, karena pembeli tetap mencari, barang kami juga cepat habis,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan Sinata.id di lapangan, kenaikan harga cabai diperkirakan disebabkan pasokan yang berkurang dari daerah penghasil. Pedagang cabai juga berkurang dilapangan, cuaca yang tidak menentu dan biaya distribusi yang meningkat juga ikut mempengaruhi harga di tingkat pasar. (SN15)

Baca Juga  Borneo Samarinda Singkirkan PSM Makassar 2-1 di Babak 16 Besar Super League

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini