Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Harga Cabai Merah Jadi Biang Kerok Kenaikan IPH di Bener Meriah

harga cabai merah menjadi penyumbang utama inflasi di kabupaten bener meriah, disusul tempe dan bawang putih.
Rakor PID minggu ketiga September 2025, Pemerintah Bener Meriah mengungkapkan cabai merah menyumbang 2,75 persen terhadap kenaikan harga pangan. (Ist)

Sinata.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bener Meriah kembali ikut serta dalam Rapat Koordinasi Mingguan bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Selasa (23/9/2025). Pertemuan yang digelar secara virtual ini diikuti dari ruang Saber Pungli lantai dua, Sekretariat Daerah Bener Meriah.

Ihsan, Kabag Ekonomi dan SDA, mengungkapkan fakta yang cukup menggelisahkan, Indeks Perubahan Harga (IPH) di Bener Meriah pada minggu ketiga September 2025 tercatat naik sebesar 1,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Advertisement

Angka ini menurutnya bukan sekadar statistik, tetapi bukti bahwa harga kebutuhan pokok semakin sulit dijangkau sebagian besar warga.

Lebih rinci, lonjakan harga paling tajam disumbang oleh cabai merah dengan andil 2,75 persen, diikuti tempe sebesar 0,15 persen, serta bawang putih 0,09 persen.

Baca Juga  Cabai Merah Jadi Biang Kerok Inflasi September 2025

β€œArtinya, bahan pangan yang nyaris setiap hari hadir di meja makan justru menjadi penyebab inflasi lokal yang sulit terbendung,” tambahnya.

Ketergantungan pada komoditas tertentu tanpa strategi pengendalian yang matang, menurutnya bisa membuat masyarakat semakin rentan. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini