Pematangsiantar, Sinata.id – Derby London kembali tersaji ketika Fulham menjamu Chelsea pada lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-21.
Pertandingan ini akan berlangsung di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, dengan kick-off pukul 02.30 WIB.
Laga ini menjadi sorotan bukan hanya karena rivalitas sekota, tetapi juga karena Chelsea akan menjalani pertandingan terakhir mereka sebelum resmi memasuki era pelatih baru, Liam Rosenior, yang telah dikonfirmasi menukangi The Blues hingga 2032.
Baik Fulham maupun Chelsea datang dengan modal serupa. Pada pertandingan sebelumnya, kedua tim sama-sama mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir demi mengamankan satu poin penting. Hasil tersebut menjaga momentum positif, sekaligus menyisakan rasa belum puas.
Baca juga:Liam Rosenior Segera Jadi Pelatih Chelsea, Ini Profil dan Rekam Jejak Lengkapnya
Fulham asuhan Marco Silva tampil cukup solid sepanjang musim ini, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Bermodalkan disiplin bertahan dan transisi cepat, The Cottagers berambisi kembali merepotkan rival sekota mereka, sebagaimana kerap terjadi di Craven Cottage.
Chelsea, di sisi lain, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Meski masih inkonsisten, performa The Blues perlahan membaik, termasuk saat mampu menahan imbang Manchester City dan meraih kemenangan tandang dalam beberapa laga terakhir.
Fulham diperkirakan tetap setia dengan formasi 3-4-2-1, mengandalkan kreativitas Emile Smith Rowe di belakang penyerang tunggal Raúl Jiménez. Soliditas lini tengah akan menjadi kunci untuk meredam dominasi penguasaan bola Chelsea.
Chelsea kemungkinan tampil dengan skema 4-2-3-1, bertumpu pada duet gelandang Moisés Caicedo dan Enzo Fernández sebagai pengatur tempo permainan. Kecepatan Pedro Neto di sisi sayap serta kreativitas Alejandro Garnacho diharapkan mampu membongkar pertahanan Fulham.
Kedua tim juga dihadapkan pada daftar pemain absen yang cukup panjang. Fulham kehilangan sejumlah pemain akibat tugas internasional dan cedera. Sementara itu, Chelsea harus tampil tanpa Mykhaylo Mudryk yang menjalani sanksi, serta beberapa pemain inti lain yang masih berkutat dengan masalah kebugaran.
Baca juga:Garnacho Cetak 2 Gol, Chelsea Bantai Cardiff di Carabao Cup
Situasi ini membuat kedalaman skuad dan kecerdikan rotasi pemain menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil akhir pertandingan.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Bagi Fulham, kemenangan atas Chelsea akan mempertegas status mereka sebagai kuda hitam London. Sementara bagi Chelsea, hasil positif akan menjadi modal penting sebelum memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Liam Rosenior.
Dengan tensi derby, kondisi kedua tim yang relatif seimbang, serta ambisi besar di papan tengah klasemen, laga Fulham vs Chelsea diprediksi berlangsung ketat, panas, dan penuh drama hingga menit akhir. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini