Taput, Sinata.id– Sebanyak enam desa di Kabupaten Tapanuli Utara masih padam atau belum teraliri listrik pascabencana banjir dan longsor di wilayah tersebut. Sementara, 389 desa lainnya telah menyala sampai dengan Minggu (14/12/2025).
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengatakan, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM serta LPG. Sekaligus, memantau percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan.
“Di Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 389 dari 395 desa telah teraliri listrik. Sehingga, tinggal tersisa enam desa yang masih padam,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Menurut Bupati, lambannya pemulihan pada enam desa tersebut dikarenakan terkendala akses yang sulit dijangkau. Ditambah lagi faktor cuaca yang kurang mendukung yang karena hujan terus turun.
Ia juga mengatakan bahwa proses pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor secara khusus untuk upaya kemanusiaan sudah selesai. Pihaknya sudah menolong semua korban, kecuali ada dua korban hilang yang belum ditemukan.
“Nah, untuk daerah-daerah terisolir hampir semua sudah bisa kita jangkau untuk memberikan makanan. Ya, baik itu melalui airdrop helikopter, baik juga dengan jalan darat,” kata Bupati.
Berdasarkan data Minggu (14/12/2025), saat bencana pertama kali terjadi sebanyak 554.048 pelanggan mengalami pemadaman listrik di Sumatra Utara. Saat ini, 543.037 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik.
Adapun 1.011 pelanggan masih mengalami pemadaman akibat kendala akses di beberapa lokasi. Upaya pemulihan infrastruktur kelistrikan sempat membaik di seluruh kecamatan, namun curah hujan yang masih tinggi memicu longsor susulan yang kembali memutus sejumlah akses jalan dan jaringan listrik.
Akibatnya, pemulihan dibeberapa wilayah harus dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, terdapat tiga kabupaten yang akses listrik belum sepenuhnya pulih, yakni: Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan 209 dari 215 desa telah kembali menyala, sementara enam desa masih mengalami pemadaman.
Selanjutnya, Kabupaten Tapanuli Utara, dengan 389 dari 395 desa telah dialiri listrik dan enam desa masih padam. Kemudian, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 206 dari 211 desa telah pulih, sementara lima desa lainnya masih dalam proses penanganan. (A1)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini