Tapsel, Sinata.id – Pembukaan Manasik Haji Akbar 2026 di Masjid Syahrun Nur, Sipirok, Selasa, (14/4/2026), tidak hanya menjadi ajang pembekalan ibadah bagi calon jemaah, tetapi juga momentum spiritual bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu secara khusus menitipkan harapan kepada 130 calon jemaah haji agar turut mendoakan daerahnya terhindar dari bencana saat berada di Tanah Suci.
“Mohon doakan Tapanuli Selatan agar selalu dijauhkan dari bencana,” ujar Gus Irawan di hadapan jemaah.
Permintaan itu disampaikan di tengah pengalaman daerah tersebut menghadapi bencana hidrometeorologi dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut dia, respons cepat pemerintah daerah bersama masyarakat menjadi kunci penanganan, termasuk penyediaan hunian sementara bagi para pengungsi.
Di sisi lain, kegiatan manasik tetap difokuskan pada kesiapan jemaah menjalankan ibadah haji.
Bupati menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta menanamkan keikhlasan selama menjalankan rukun Islam kelima.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tapanuli Selatan, Firmansyah Pasaribu, menyebut manasik ini menjadi tahap penting untuk membekali jemaah secara teori dan praktik.
Sebanyak 130 peserta, terdiri dari 40 laki-laki dan 90 perempuan, akan diberangkatkan melalui Kloter 5 Embarkasi Medan.
Jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 26 April 2026. Pemerintah daerah berharap, selain menunaikan ibadah dengan lancar, para jemaah juga membawa pulang predikat haji mabrur sekaligus doa terbaik bagi kampung halaman. (SN18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini