Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Desak Perbaikan, Anggota DPR RI Sebut Reformasi Polri Harus dari Internal

anggota komisi iii dpr ri ingatkan, jangan sampai keadilan abk terabaikan
Martin Daniel Tumbelaka

Jakarta, Sinata.id – Anggota Komisi III DPR RI, Martin D Tumbelaka menegaskan, bahwa agenda reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) seharusnya diarahkan pada penguatan pengawasan dari dalam institusi.

Menurutnya, efektivitas pengawasan internal menjadi faktor utama dalam menjaga dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Hal tersebut disampaikan Martin pada Rapat Panja di Ruang Rapat Komisi III.

Advertisement

Ia menilai, secara struktur, Polri sebenarnya telah memiliki perangkat organisasi yang memadai, termasuk mekanisme pengawasan internal dan eksternal. Namun, tantangan terbesarnya terletak pada optimalisasi pelaksanaan pengawasan internal itu sendiri.

“Secara struktur sudah lengkap. Sekarang yang harus diperkuat adalah bagaimana pengawasan internal benar-benar dijalankan secara maksimal. Reformasi Polri perlu difokuskan pada pembenahan sistem pengawasan dari dalam,” ujar Martin pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Reformasi Kepolisian RI, Kejaksaan RI, dan Pengadilan, Kamis (8/1/2025).

Baca Juga  Diduga Depresi Akibat Utang Suami, Ibu di Bandung Nekat Akhiri Hidup dengan Dua Anak

Politikus Fraksi Partai Gerindra ini juga menyoroti peran penting Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai garda terdepan dalam menjaga kehormatan institusi Polri.

Ia menilai, lemahnya ketegasan dalam menindak pelanggaran anggota di daerah kerap memicu keresahan dan ketidakpercayaan publik.

“Banyak persoalan di daerah menjadi besar karena pengawasan internal tidak berjalan tegas. Ketika pelanggaran anggota dibiarkan, masyarakat tentu mempertanyakan komitmen Polri,” jelasnya.

Karena itu, Martin mendorong agar penguatan pengawasan internal ditempatkan sebagai prioritas utama dalam reformasi Polri. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan disiplin anggota sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam menegakkan aturan di tubuhnya sendiri.

“Jika pengawasan internal benar-benar kuat dan konsisten, kepercayaan publik akan tumbuh kembali karena masyarakat melihat Polri tegas terhadap anggotanya yang melanggar,” tutupnya. (*)

Baca Juga  Matheus Cunha Luapkan Euforia Saat MU Kalahkan Chelsea 2-1

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini