Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
NewsPematangsiantar

Demo di Kantor Nasdem, Massa Tuntut Pemecatan Anggota DPRD Robin Manurung

demo di kantor nasdem, massa tuntut pemecatan anggota dprd robin manurung

Pematangsiantar, Sinata.id – Belasan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Front Gerakan Rakyat Melawan (Gerilyawan) menggelar demo di Kantor DPD Partai NasDem Pematangsiantar, Jalan Pattimura, Senin (28/4/2025).

Mereka menuntut pemecatan Robin Manurung, anggota DPRD Siantar dari Fraksi NasDem, yang diduga melakukan pemukulan terhadap mahasiswa saat aksi menolak UU TNI pada 27 Maret lalu.

Advertisement

Massa aksi meminta Partai NasDem tidak melindungi kader yang melakukan kekerasan. Mereka mendesak partai memproses etik Robin secara terbuka.

“Partai seharusnya menampung aspirasi rakyat, bukan melindungi kader yang melakukan kekerasan,” ujar Koordinator aksi, Yuda Cristafari.

Mereka menyindir jika Robin lebih baik didaftarkan ke ring tinju ketimbang menjadi wakil rakyat. Hal juga serupa disampaikan Boru Silalahi, perwakilan massa lainnya, yang menilai Robin tidak layak duduk di kursi dewan.

Baca Juga  Bayern Munich Kunci Gelar Juara Bundesliga 2024/2025 Usai Hasil Imbang Leverkusen

“Seharusnya (tugas DPRD) menampung aspirasi, bukan malah jadi petinju,” terangnya.

Demonstrasi di kantor Nasdem dikawal sejumlah anggota kepolisian Polres Pematangsiantar.

Klarifikasi – Bukti Video Dikirim ke DPW

Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPD NasDem Frans Herbert Siahaan, menemui massa dan menyatakan sudah memanggil Robin untuk klarifikasi.

Bukti video dan laporan, kata Frans, telah dikirim ke DPW NasDem Sumut. Ia menegaskan, NasDem tidak akan membela kader yang terbukti bersalah.

Massa aksi berpendapat bahwa penjelasan hanya formalitas dan meminta laporan dibuka ke publik. Namun permintaan tidak dapat dituruti Frans Herbert lantaran masuk ranah internal partai.

Massa aksi kemudian membubarkan diri, dan melanjutkan demo di DPRD Kota Pematangsiantar. (*)

Baca Juga  Dulu Ditawar 5 Juta Euro, Kini Lamine Yamal Bernilai 200 Juta Euro di Barcelona

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini