MENU
Cari Tahu Penyebab Kematian, Tim Forensik dan Polres Tapteng Lakukan E...
WA FB
Regional

Cari Tahu Penyebab Kematian, Tim Forensik dan Polres Tapteng Lakukan Ekshumasi

G Editor : Gunawan Purba | 05 Jun 2026 | 13:17 WIB
Cari Tahu Penyebab Kematian, Tim Forensik dan Polres Tapteng Lakukan Ekshumasi
Tim Forensik RSUD Pandan dan Polres Tapteng saat lakukan ekshumasi

Tapanuli Tengah, Sinata.id - Untuk mencari tahu penyebab kematian, Tim Forensik RSUD Pandan bersama penyidik Polres Tapanuli Tengah lakukan ekshumasi terhadap jenazah BS (21 tahun), warga Dusun III, Desa Sampang Maruhur, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng), Sumatera Utara, Kamis (5/6/2026).

Sebelum proses ekshumasi berlangsung, personel Polres Tapteng memasang garis polisi di sekitar lokasi pemakaman. Area tersebut hanya dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan, termasuk keluarga korban dan tim pemeriksa.

Proses ekshumasi dan pengambilan sampel dari jenazah berlangsung sekitar dua jam. Setelah seluruh tahapan selesai, tim forensik dan pihak kepolisian meninggalkan lokasi pemakaman.

Dokter Forensik RSUD Pandan, dr Binsar Lubis menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban masih bernapas saat berada di dalam air.

"Korban masih bernapas saat masuk ke dalam air. Sampel yang diambil berupa jaringan dari bekas luka dan paru-paru untuk memastikan dugaan kami bahwa korban meninggal karena tenggelam," ujar Binsar.

Terkait hasil pemeriksaan laboratorium, dr Binsar mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil analisis lebih lanjut. "Kurang lebih dua minggu hasilnya bisa diketahui," katanya.

Lebih jauh Binsar mengatakan, bahwa pihaknya tidak menemukan ada indikasi luka tusuk dan hal yang mecurigakan pada jasad korban. "Tidak ada. Luka yang ditemukan juga tidak dalam," jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah, Iptu Dian mengatakan, ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan atas laporan yang diterima pihak kepolisian terkait kematian korban.

"Inilah salah satu langkah yang kami lakukan melalui autopsi atau ekshumasi untuk mengetahui penyebab kematian korban," tukasnya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam mengungkap peristiwa yang sebenarnya terjadi.

"Apapun hasilnya nanti akan menjadi landasan dalam proses penyelidikan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi atas kematian korban," sebut Iptu Dian.

Dengan dilakukannya ekshumasi dalam rangkaian penyelidikan, pihak keluarga korban, Bobbi Tampubolon (paman korban) menyampaikan dukungan terhadap ekshumasi yang telah dilakukan.

Ia berharap penyelidikan dilakukan secara profesional dan bebas dari intervensi pihak manapun agar penyebab kematian BS dapat terungkap dengan jelas.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.