Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Bupati Batu Bara Suarakan Dampak Banjir di Forum Nasional Penanaman Pohon

bupati batu bara suarakan dampak banjir di forum nasional penanaman pohon
Bupati Batubara Baharuddin Siagian saat foto bersama di acara penanaman 1 juta bibit pohon. (istimewa)

Batubara, Sinata.id — Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal menghadiri kegiatan gerakan penanaman pohon yang diselenggarakan oleh Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) di Kompleks Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Senin (12/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional penanaman satu juta bibit pohon yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sembako bagi daerah terdampak bencana. Selain aksi penanaman pohon, acara juga diisi dengan dialog kebangsaan bertema “Merawat Bumi, Menguatkan Solidaritas, Menjaga Masa Depan Bangsa.”

Advertisement

Dialog kebangsaan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain Wakil Menteri Pertanian, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, serta Wakil Menteri Kehutanan.

Dalam forum tersebut dibahas upaya rehabilitasi hutan seluas 12,7 hektare melalui sistem tumpang sari, sekaligus peluncuran Program Ambil Bibit Gratis yang bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

Baca juga:Pesta Tapai Jadi Agenda Budaya Sambut Ramadhan di Batu Bara

Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menyampaikan dampak serius bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa banjir telah merusak sekitar 1.500 hektare lahan sawah dan 500 hektare tanaman cabai milik petani di Kabupaten Batu Bara.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan konkret berupa bantuan bibit padi dan hortikultura agar para petani dapat segera kembali berproduksi.

“Bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak cukup besar terhadap sektor pertanian di Kabupaten Batu Bara, terutama lahan sawah dan tanaman hortikultura milik masyarakat. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan, khususnya bantuan bibit padi dan hortikultura, agar para petani dapat segera kembali berproduksi dan perekonomian masyarakat bisa segera pulih,” ujar Baharuddin.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim, Hashim S. Djojohadikusumo, menekankan pentingnya reboisasi berkelanjutan sebagai langkah mitigasi dampak perubahan iklim dan bencana alam. Menurutnya, program reboisasi idealnya mengombinasikan tanaman kehutanan dengan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. (SN10)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini