Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Baru Beberapa Hari Diperbaiki, Jalan Gereja Amblas Lagi, Dinas PUPR Sumut Tebar Janji

jalan gereja di kota pematangsiantar baru beberapa hari yang lalu diperbaiki. persisnya, pada 15 april 2026 lalu, perbaikan masih berlangsung. namun saat ini, jalan yang baru diperbaiki tersebut kembali amblas.
Jalan Gereja amblas lagi

Pematangsiantar, Sinata.id – Jalan Gereja di Kota Pematangsiantar baru beberapa hari yang lalu diperbaiki. Persisnya, pada 15 April 2026 lalu, perbaikan masih berlangsung. Namun saat ini, jalan yang baru diperbaiki tersebut kembali amblas.

Amblasnya kembali Jalan Gereja, pihak UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara (Sumut) Wilayah Pematangsiantar pun menebar janji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh.

Advertisement

Marganda Tobing, staf pada UPT Dinas PUPR Sumut Wilayah Pematangsiantar mengakui perbaikan sebelumnya belum dilakukan secara maksimal, karena adanya kendala teknis di lapangan.

Ia menjelaskan, di bawah badan jalan terdapat sejumlah pipa air milik warga yang menjadi pertimbangan utama saat proses pengerjaan berlangsung.

Baca Juga  Pasca Lebaran 2026, Pelayanan Rumah Sakit di Pematangsiantar Tetap Normal, Dinkes Soroti Cuaca Panas

“Memang sebelumnya sudah kita perbaiki, namun di bagian bawah ada pipa air masyarakat. Saat itu kami tidak melakukan pemadatan penuh karena khawatir pipa tersebut mengalami kerusakan,” ujarnya saat dihubungi melalui Whatsapp, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, kondisi itu menjadi faktor yang mempengaruhi kekuatan struktur badan jalan, terutama saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Katanya, air yang meresap ke dalam tanah, mempercepat pergeseran lapisan bawah yang belum dipadatkan secara optimal.

Meski demikian, pihaknya memastikan tidak akan tinggal diam. Ia berjanji, perbaikan ulang akan segera dilakukan dengan metode yang lebih menyeluruh, termasuk penanganan di area sekitar pipa.

“Ke depan, bagian yang dekat dengan pipa tetap akan kami lakukan pemadatan, tentu dengan penanganan yang lebih hati-hati. Tujuannya agar lapisan dasar yang sudah diberikan material tidak kembali amblas,” tegasnya. (SN10)

Baca Juga  Dr Robert Siregar Nyatakan Tidak Boleh Gedung Dibangun di Atas Drainase

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini