Pematangsiantar, Sinata.id – Pantauan Sinata.id, tidak sedikit proyek tahun anggaran (TA) 2025 di Kota Pematangsiantar yang bermasalah. Terutama proyek yang pengerjaannya melewati tahun 2025.
Kemudian, ada juga proyek tahun 2025 yang dikerjakan terkesan asal jadi, seperti sebagian dari hasil pengerjaan pada Proyek Pembangunan Gedung DPRD Pematangsiantar.
Beranjak dari kondisi tersebut, Komisi III DPRD Pematangsiantar akan memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Kadis PUTR) Kota Pematangsiantar, Sofian Purba, agar hadir pada 2 Pebruari 2026 untuk membahas permasalahan proyek tahun 2025 melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Pematangsiantar.
Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPRD Pematangsiantar, Chairuddin Lubis, Rabu (28/1/2026). Katanya, pada RDP Komisi III akan mengurai permasalahan proyek 2025.
“Permasalahan itu lah yang akan kita urai bang….dan maraknya dimedia terkait pekerjaan (proyek),” sebut Chairuddin, politisi Partai Gerindra.
Ungkap Chairuddin, Komisi III telah melayangkan surat kepada Ketua DPRD Pematangsiantar terkait RDP yang direncanakan digelar pada awal bulan Pebruari 2026 nanti. Surat tersebut ditandatangani Ketua dan Sekretaris Komsisi III, Cindira dan Alex H Damanik, tertanggal 26 Januari 2026.
Selain membahas proyek bermasalah, Komisi III juga akan membahas optimalisasi pelaksanaan kegiatan anggaran proyek pembangunan tahun anggaran 2026.
“Mendasari situasi dan kondisi Kota Pematangsiantar lhususnya mengenai optimalisasi APBD tentang proyek pembangunan, untuk itu Komisi III DPRD Kota Pematangsiantar akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP),” demikian tertulis pada surat Komisi III nomor 08/Kom-III/DPRD/I-2026.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar Frengki Boy Saragih membenarkan tentang Komisi III akan menggelar RDP terkait permasalahan pengerjaan proyek tahun 2025 serta optimalisasi pelaksanaan kegiatan anggaran tahun 2026.
“Kami berharap agar tahun 2026 ini, pada triwulan pertama ini, anggaran pembangunan banyak terserap. Agar masyarakat dapat segera merasakan dampak pembangunan. Serta, kami berharap TKD (Transfer Keuangan Daerah) untuk kota kita ini tidak jadi dipotong,” ujar Frengki, politisi Partai Nasdem. (A18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini